bytedaily - Dilansir dari bbc.com, Presiden Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) Mehdi Taj menyatakan bahwa FIFA telah menyetujui permintaan Iran untuk memindahkan markas latihan tim nasionalnya di Piala Dunia dari Amerika Serikat ke Meksiko. Taj mengatakan Iran akan bermarkas di kota Tijuana, Meksiko, yang terletak di perbatasan dengan Amerika Serikat.
Sebelumnya, Iran dijadwalkan menggunakan Tucson, Arizona, sebagai markasnya. Namun, ketidakpastian seputar partisipasi Iran di Piala Dunia akibat perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah dan kekhawatiran keamanan terkait telah mendorong perubahan ini.
Turnamen Piala Dunia tahun ini akan diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Iran dijadwalkan bertanding melawan Selandia Baru pada 15 Juni dan Belgia pada 21 Juni, keduanya di Los Angeles, serta melawan Mesir di Seattle pada 26 Juni.
Taj menjelaskan bahwa Tijuana lebih dekat dengan kota-kota tempat Iran akan bermain dibandingkan dengan kamp di Arizona. "Jarak untuk dua pertandingan kami di LA akan menjadi penerbangan 55 menit, yang jauh lebih singkat dibandingkan dengan Tucson," ujarnya.
Saat ini, timnas Iran sedang mempersiapkan diri untuk turnamen tersebut di Antalya, Turki bagian selatan. Sebelumnya, Taj juga mengungkapkan bahwa para pemain Iran masih menunggu penerbitan visa untuk turnamen yang akan dimulai pada 11 Juni.
FFIRI telah mengajukan 10 syarat kepada FIFA terkait partisipasi mereka, termasuk izin bagi pemain, pelatih, dan ofisial yang telah menyelesaikan dinas militer di Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) untuk mendapatkan visa. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan bahwa pemain Iran akan disambut di turnamen, tetapi individu yang memiliki hubungan dengan IRGC mungkin menghadapi pembatasan masuk.
Taj sendiri pernah ditolak masuk ke perbatasan Kanada menjelang kongres tahunan FIFA di Vancouver pada April lalu, dengan alasan adanya dugaan hubungan dengan IRGC. Sebagian anggota skuad Iran telah mendatangi kedutaan besar AS di Ankara untuk mengajukan aplikasi visa turnamen.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.