bytedaily
Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:34 WIB

IRIS 2027 Targetkan Lebih dari 10 Ribu Pengunjung dan Edukasi Investor Muda

Redaksi 13 Oktober 2026 10 views
IRIS 2027 Targetkan Lebih dari 10 Ribu Pengunjung dan Edukasi Investor Muda
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir ekonomi.republika.co.id, Naganaya Indonesia akan menggelar Indonesia Retail Investor Summit (IRIS) 2027 pada Januari dengan target lebih dari 10 ribu pengunjung. Mengangkat tema “The New Money Mindset”, acara ini dirancang untuk mempertemukan pelaku industri investasi dan keuangan serta memperluas edukasi investasi, terutama bagi generasi muda.

Presiden Direktur PT Naganaya Indonesia Aditya Adiguna menyebut IRIS sebagai wadah bagi pelaku industri, regulator, komunitas, dan masyarakat yang berminat pada investasi. Ia menilai Indonesia membutuhkan platform yang dapat menghubungkan berbagai pihak dalam ekosistem tersebut.

Dalam penyelenggaraan perdananya, Naganaya menargetkan lebih dari 100 perusahaan mengikuti pameran yang menyediakan sekitar 120 booth. Perusahaan dari berbagai sektor terkait ekosistem investasi diharapkan dapat memperkenalkan bisnis dan layanannya kepada masyarakat.

Agenda IRIS juga mencakup lokakarya bersama para ahli dan kegiatan komunitas. Penyelenggara berencana mengundang regulator untuk menyampaikan informasi terbaru mengenai peraturan di sektor investasi.

Menurut Aditya, keterlibatan regulator diperlukan agar masyarakat memahami instrumen investasi dan aturan yang berlaku, termasuk agar lebih waspada terhadap penawaran ilegal. Ia mengatakan peningkatan aktivitas investasi masyarakat sejak pandemi Covid-19 menjadi salah satu latar belakang penyelenggaraan acara, seiring terbitnya sejumlah regulasi baru di sektor jasa keuangan.

IRIS pada tahap awal akan menyasar segmen business-to-consumer (B2C), dengan memberikan edukasi tentang beragam instrumen investasi dan cara memilih platform. Penyelenggara berencana memperluas cakupan ke segmen business-to-business (B2B) pada masa mendatang.

Aditya mengatakan edukasi dibutuhkan karena sebagian masyarakat masih mengaitkan investasi dengan penipuan atau investasi bodong. Melalui pameran dan kegiatan edukasi, IRIS diharapkan mempertemukan regulator, asosiasi, komunitas, perusahaan, dan masyarakat serta memperluas pemahaman publik tentang ekosistem investasi di Indonesia.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.