bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 12:31 WIB

Jaime Munguia Raih Gelar Juara Dunia WBA Super Middleweight dengan Dominasi Brutal atas Jose Resendiz

Redaksi 03 Mei 2026 13 views
Jaime Munguia Raih Gelar Juara Dunia WBA Super Middleweight dengan Dominasi Brutal atas Jose Resendiz
Ilustrasi visual (Sumber: sports.yahoo.com)

bytedaily - Dilansir dari sports.yahoo.com, Jaime Munguia meraih kembali kejayaan kariernya pada Sabtu malam di Las Vegas, menunjukkan performa kelas dunia dengan mendominasi Jose Resendiz untuk merebut gelar juara dunia WBA kelas super middleweight. Kemenangan ini diraih Munguia dalam laga pendukung pertarungan David Benavidez vs. Gilberto “Zurdo” Ramirez di T-Mobile Arena.

Sejak kekalahan telak dari Saul “Canelo” Alvarez pada tahun 2024, karier Munguia sempat mengalami pasang surut. Kemenangan KO atas Erik Bazinyan sempat menjadi awal kebangkitan, namun kemudian disusul oleh kekalahan mengejutkan dari Bruno Surace. Bahkan setelah membalas kekalahan tersebut dalam laga ulang Mei 2025, Munguia sempat tersandung kasus doping terkait testosteron eksogen yang membayangi masa depannya sebagai mantan juara dunia WBO kelas welter super.

Namun, pada Sabtu malam, Munguia (46-2, 35 KO) tidak hanya berambisi menambah gelar, tetapi juga merebut kembali relevansi yang pernah dimilikinya. Melawan Resendiz (16-3, 11 KO), yang diunggulkan sebelum pertarungan, Munguia berhasil mewujudkan ambisinya.

Resendiz, 27 tahun, sebelumnya berhasil menembus papan atas dengan mengalahkan Caleb Plant secara mengejutkan tahun lalu. Ia memasuki ring pada akhir pekan Cinco de Mayo sebagai juara kelas super middleweight penuh versi WBA. Resendiz memiliki momentum dan sabuk juara, sementara Munguia dipenuhi masalah.

Namun, begitu bel dibunyikan untuk laga pendukung utama Benavidez-Ramirez, narasi pertarungan berubah drastis. Di bawah bimbingan pelatih Eddy Reynoso, Munguia bertarung dengan disiplin baru yang agresif. Bahkan Canelo Alvarez sendiri mengakui performa Munguia di tengah pertarungan, yang disiarkan melalui tayangan berbayar Prime Video.

“Dia melakukan pekerjaan luar biasa di gym dan dia belajar banyak untuk [menerapkannya] dalam pertarungan,” ujar Alvarez mengenai rekan satu sasana latihannya. “Saya selalu berusaha memberikan saran, tetapi Eddy Reynoso yang mengajarinya, dan dia telah melakukan pekerjaan yang baik.”

Munguia, 29 tahun, terlihat sangat bugar di batas kelas super middleweight, dengan otot bisep dan bahu yang besar. Meski hanya terpaut 0,4 pon (sekitar 0,18 kg) dari Resendiz saat penimbangan, Munguia tampak lebih berisi saat pertarungan berlangsung.

Resendiz mencoba menerapkan tekanan khasnya, namun gerakannya lambat dan mudah ditebak. Munguia memanfaatkan ini dengan melancarkan serangan bervolume tinggi, pukulan telak ke arah tubuh, dan uppercut yang keras. Sejak ronde ketiga, efektivitas Munguia sudah terlihat jelas, ia unggul 21 pukulan berbanding lima.

Pada ronde keempat, Resendiz sempat menemukan celah dengan terus maju untuk menekan Munguia ke tali ring, area yang diingatkan oleh Eddy Reynoso untuk dihindari petinjunya. Namun, Munguia menunjukkan ketahanan mental yang luar biasa. Ia menolak menyerah dan membalas dengan kombinasi uppercut tangan kiri ke wajah dan hook kanan ke tubuh yang brutal, menghukum Resendiz yang berani bertukar pukulan.

Mengikuti saran Reynoso untuk melancarkan kombinasi 1-2-3 sebelum menjauh, Munguia mengontrol bagian tengah ring. Memasuki ronde ke-10, Resendiz, sang juara bertahan, terlihat kehilangan kepercayaan diri dan tidak lagi mampu atau mau untuk bertukar pukulan.

Untuk menegaskan dominasinya, Munguia bahkan sempat menari di pinggir ring sebelum menghukum setiap langkah maju Resendiz. Ini adalah pembongkaran kelas dunia yang membuat Munguia menjadi juara dunia di dua kelas berbeda. Namun yang lebih penting, ini mengingatkan dunia tinju mengapa mereka pernah begitu antusias terhadapnya.

Munguia telah kembali, dan setelah menang angka mutlak dengan skor 117-111, 119-109, dan 120-109, ia memiliki sabuk juara baru sebagai bukti.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi sports.yahoo.com.