bytedaily
Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Jensen Huang Sambut Peluncuran ChatGPT Astra, Katakan Era AGI Sudah Tiba

Redaksi 09 September 2026 10 views
Jensen Huang Sambut Peluncuran ChatGPT Astra, Katakan Era AGI Sudah Tiba
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pendiri dan CEO Nvidia, Jensen Huang, menyatakan dukungan terhadap model terbaru OpenAI, ChatGPT Astra, serta menegaskan bahwa era kecerdasan buatan umum (AGI) telah dimulai.

Dalam unggahan di platform X, Huang memberi selamat kepada OpenAI atas peluncuran model GPT‑6 Astra. Ia menjelaskan bahwa model tersebut dilatih dengan memanfaatkan 100.000 unit sistem berbasis Nvidia Grace Blackwell NVLink 72.

"Dari ChatGPT ke o1 ke Astra dalam empat tahun. AGI telah tiba. Selamat kepada tim @OpenAI," tulis Huang pada Senin, 7 September, melalui akun pribadinya.

Setelah peluncuran GPT‑6 Astra, Huang menambahkan bahwa sekitar 400.000 GPU akan segera diaktifkan untuk mendukung operasional model tersebut.

Istilah AGI (Artificial General Intelligence) belum memiliki definisi tunggal di seluruh industri teknologi. Secara umum, AGI merujuk pada sistem AI yang mampu meniru tingkat pemahaman manusia, belajar, bernalar, serta menguasai keterampilan baru tanpa pelatihan ulang.

Namun, Huang bersama Nvidia mengartikan AGI sebagai sistem AI yang dapat lulus sertifikasi profesional dan tes standar di berbagai bidang dengan peringkat tertinggi. Sementara itu, OpenAI mendefinisikan AGI sebagai sistem otonom yang melampaui kemampuan manusia dalam mayoritas pekerjaan bernilai ekonomi.

Presiden OpenAI, Greg Brockman, menilai Astra sebagai lompatan signifikan dan berpendapat bahwa peluncuran model ini memang menandai dimulainya era AGI.

Meski demikian, klaim Huang mengenai era AGI mendapat tantangan dari peneliti AI Gary Marcus, yang menyatakan bahwa belum ada definisi atau bukti yang memadai untuk menyatakan bahwa AGI telah tercapai.

Menurut NewsBytes, perdebatan ini mencerminkan belum adanya konsensus jelas tentang cara mengukur AGI, dengan para peneliti memiliki pandangan berbeda mengenai kemampuan yang harus dimiliki AI untuk disebut AGI.

OpenAI meluncurkan GPT‑6 Astra pada Kamis, 3 September. Model ini diklaim meningkatkan kinerja dalam penggunaan komputer, penulisan kode, penelitian ilmiah, serta pekerjaan profesional. OpenAI menjelaskan bahwa model tersebut dikembangkan melalui metode pelatihan yang terus disempurnakan untuk memberikan respons yang lebih bermanfaat dan sesuai kebutuhan pengguna, berlandaskan riset bertahun‑tahun.

Saat ini, GPT‑6 Astra tersedia bagi pelanggan enterprise melalui akses Daybreak, dan dalam beberapa hari ke depan akan diperluas untuk pengguna ChatGPT Plus, Pro, Business, dan Enterprise.

OpenAI menyatakan bahwa Astra dapat menangani tugas-tugas komputer yang dianggap "membosankan", seperti mengisi formulir daring, memperbarui data pelanggan, menjadwalkan pertemuan, dan melakukan riset. Model ini juga mampu menghasilkan dokumen, lembar kerja, tabel data, serta presentasi.

Perusahaan yang dipimpin oleh Sam Altman mengklaim Astra sebagai model terbaik untuk rekayasa perangkat lunak dan menonjolkan keunggulannya dalam keamanan siber. Altman berbagi pengalamannya menggunakan Astra, mengungkapkan kekagumannya terhadap kemampuan model dalam mengidentifikasi masalah yang belum terpikirkan oleh pengguna.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.