bytedaily
Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Jonatan Christie Diprediksi Naik ke Peringkat 1 Dunia BWF Meski Tersingkir di Kejuaraan Dunia 2026

Redaksi 23 Agustus 2026 1 views
Jonatan Christie Diprediksi Naik ke Peringkat 1 Dunia BWF Meski Tersingkir di Kejuaraan Dunia 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Jonatan Christie diproyeksikan akan menduduki peringkat pertama dunia dalam daftar peringkat BWF (Badminton World Federation) meskipun tersingkir di babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026. Kepastian ini akan terlihat pada daftar peringkat yang dirilis BWF pada Selasa (25/8) mendatang.

Jonatan harus mengakhiri kiprahnya di Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah kalah dari Rasmus Gemke dengan skor 21-11, 12-21, 18-21 pada Kamis (20/8). Kekalahan ini membuat mimpinya untuk meraih gelar juara dunia belum terwujud.

Namun, peringkat dunia BWF tidak hanya dihitung berdasarkan hasil kejuaraan yang sedang berlangsung. Sistem peringkat mengacu pada akumulasi poin dari 10 turnamen terbaik dalam periode 52 pekan terakhir. Perbaikan prestasi di sebuah turnamen dibandingkan tahun sebelumnya akan memberikan tambahan poin.

Dalam satu tahun terakhir, Jonatan tercatat mengalami peningkatan poin berkat pencapaian yang lebih baik di beberapa turnamen. Misalnya, pada Malaysia Open 2025 ia terhenti di babak pertama, namun di tahun ini berhasil menembus semifinal. Begitu pula di India Open 2026, Jonatan mencapai final setelah tahun lalu hanya sampai semifinal, dan di Indonesia Open 2026 ia mampu mencapai final setelah tahun sebelumnya terhenti di babak kedua. Perbaikan juga terjadi di China Open, di mana ia mencapai perempat final setelah tahun lalu gugur di babak kedua.

Meskipun demikian, Jonatan juga kehilangan poin karena ada beberapa kejuaraan yang hasilnya lebih buruk dibandingkan tahun lalu, termasuk tersingkir di babak 16 besar Kejuaraan Dunia 2026, sementara tahun lalu ia mencapai perempat final. Namun, kenaikan poin yang diraih Jonatan dinilai lebih besar dibandingkan poin yang hilang.

Selain itu, Jonatan masih memiliki poin dari kemenangannya di Denmark Open 2025, Hylo Open 2025, dan Korea Open 2025. Poin-poin tersebut belum tergeser karena turnamen-turnamen tersebut belum dilangsungkan di tahun ini atau masih masuk dalam perhitungan 52 pekan terakhir.

Faktor lain yang turut mendongkrak posisi Jonatan adalah penurunan performa dari para pesaingnya. Shi Yuqi, yang sebelumnya menduduki peringkat pertama, diprediksi akan turun ke peringkat enam karena kehilangan banyak poin setelah tersingkir di babak pertama Kejuaraan Dunia 2026. Atlet China itu kehilangan poin karena merupakan juara Kejuaraan Dunia 2025.

Pesaing lain seperti Christo Popov, Kunlavut Vitidsarn, Chou Tien Chen, dan Anders Antonsen juga tidak tampil maksimal di Kejuaraan Dunia 2026, yang secara tidak langsung memuluskan jalan Jonatan menuju puncak peringkat dunia.

Namun, Jonatan dituntut untuk segera beradaptasi karena selisih poin di jajaran enam besar sangat ketat. Ia memiliki tantangan besar untuk mempertahankan posisinya di peringkat teratas dalam tiga bulan ke depan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.