bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, kabut asap mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Kamis (15/10). PT Angkasa Pura Aviasi membatalkan tiga penerbangan domestik dan menunda empat penerbangan lainnya karena jarak pandang menurun.
Rute domestik yang dibatalkan adalah Kualanamu-Mandailing Natal, Kualanamu-Takengon, dan Kualanamu-Sibolga. Dari empat penerbangan yang tertunda, salah satunya merupakan rute internasional menuju Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia.
Humas PT Angkasa Pura Aviasi, Zul Andrika, mengatakan penerbangan yang terdampak keterlambatan akibat kabut asap sejak pagi hingga pukul 16.35 WIB telah kembali beroperasi. Ia menyebut penundaan terjadi karena jadwal keberangkatan atau kedatangan pesawat terlambat.
Kepala BBMKG Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, menyampaikan kabut asap terdeteksi di seluruh wilayah Sumatera Utara. Pengamatan pada pukul 10.00 WIB oleh Stasiun Meteorologi Aek Godang dan Silangit menunjukkan jarak pandang berkisar 1 hingga 4 kilometer.
Pemantauan citra satelit pada Selasa (13/10) tidak mendeteksi titik panas di Sumatera Utara. Namun, hasil pemantauan kualitas udara menunjukkan konsentrasi PM2.5 berada pada kategori sedang hingga tidak sehat. Hendro mengimbau warga di wilayah terdampak untuk mengurangi kegiatan di luar ruangan dan menggunakan masker jika harus beraktivitas di luar.