bytedaily
Jumat, 03 Juli 2026 - 08:45 WIB

KAI Perbarui 17 Kereta Makan Eksekutif untuk Kenyamanan Penumpang Jarak Jauh

Redaksi 01 Juli 2026 6 views
KAI Perbarui 17 Kereta Makan Eksekutif untuk Kenyamanan Penumpang Jarak Jauh
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI tengah berupaya meningkatkan kualitas layanan pada perjalanan kereta api jarak jauh dengan melakukan modernisasi pada Kereta Makan eksekutif tipe M1. Hingga pertengahan tahun 2026, sebanyak 17 unit kereta makan telah berhasil diperbarui dan siap beroperasi. Sementara itu, 10 unit lainnya masih dalam proses peningkatan di Balai Yasa Tegal.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa modernisasi ini merupakan wujud komitmen KAI dalam memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, aman, dan berkesan bagi penumpang. Ia menekankan bahwa kualitas layanan kereta api kini tidak hanya dinilai dari ketepatan waktu, tetapi juga dari fasilitas yang dinikmati penumpang selama perjalanan.

Anne menambahkan bahwa Kereta Makan M1 memiliki peran krusial dalam perjalanan jarak jauh. Fasilitas ini tidak hanya menyediakan makanan dan minuman, tetapi juga menjadi tempat penumpang untuk beristirahat dan merasakan suasana perjalanan yang lebih hangat. Oleh karena itu, peningkatan kualitas M1 menjadi prioritas KAI.

Berdasarkan data KAI, Balai Yasa Tegal telah menyelesaikan modernisasi 17 unit Kereta Makan M1 dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Sebanyak empat unit rampung pada tahun 2024, dan 13 unit lainnya diselesaikan sepanjang tahun 2025. Seluruh kereta yang telah diperbarui ini kini telah dioperasikan untuk mendukung berbagai rute perjalanan kereta api jarak jauh.

Untuk tahun 2026, Balai Yasa Tegal melanjutkan proses peningkatan pada 10 unit Kereta Makan M1. Proses ini mencakup pemeriksaan mendalam pada rangka dasar, bogie, sistem pengereman, instalasi kelistrikan, penataan interior, peningkatan fasilitas penumpang, hingga pengujian keselamatan sebelum kereta kembali digunakan.

Anne merinci bahwa peningkatan tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada kenyamanan penumpang. Tata ruang kereta makan didesain agar lebih fungsional, dengan pencahayaan yang lebih baik, susunan tempat duduk yang lebih nyaman, serta area makan yang lebih tertata untuk memberikan keleluasaan bagi penumpang saat menikmati hidangan.

Ia juga menyebutkan bahwa modernisasi Kereta Makan M1 kini mulai diterapkan pada Kereta Api Sindang Marga yang melayani relasi Kertapati–Lubuklinggau pulang pergi di Divisi Regional III Palembang. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman penumpang dalam menikmati layanan makanan dan minuman selama perjalanan kereta api di wilayah Sumatra Selatan.

Lebih lanjut, Anne mengemukakan bahwa kereta makan berfungsi sebagai ruang multifungsi bagi penumpang, tidak hanya untuk makan, tetapi juga untuk beristirahat, berbincang, dan menikmati pemandangan. Hal ini menjadi nilai tambah yang membedakan pengalaman naik kereta api dengan moda transportasi lainnya.

Selain meningkatkan kenyamanan penumpang, pembaruan Kereta Makan M1 juga bertujuan untuk mendukung layanan KAI Services dalam menyajikan makanan dan minuman dengan standar pelayanan yang lebih tinggi. Seluruh proses modernisasi diawasi secara berlapis untuk memastikan setiap unit kereta memenuhi standar keselamatan, keandalan, dan kenyamanan sebelum kembali melayani masyarakat.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.