bytedaily - Kyren Wilson menunjukkan ketangguhan mental luar biasa dalam pertandingan babak 16 besar Kejuaraan Dunia Snooker 2024 di Crucible Theatre, Sheffield. Petenis Inggris ini berhasil membalikkan keadaan secara dramatis dari posisi tertinggal 6-2 dan 7-3, untuk akhirnya mengalahkan Stan Moody yang baru berusia 19 tahun dengan skor 10-7.
Kemenangan ini menjadi pukulan telak bagi Moody, yang tampil memukau di debutnya di turnamen prestisius ini. Ia sempat memimpin 6-3 di jeda sesi tengah, dan berpeluang menjadi pemain termuda yang memenangkan pertandingan di Crucible sejak Ronnie O'Sullivan pada tahun 1995. Namun, ketajaman Wilson di akhir pertandingan, termasuk memenangkan frame krusial pada bola hitam, memupus harapan remaja tersebut.
Moody sendiri mengakui bahwa beberapa frame yang hilang menjadi kunci kekalahannya. "Saya merasa nyaman di sana, tetapi frame-frame buruk seperti itu menyakitkan. Saya punya pertandingan ini di tangan pada kedudukan 7-3, tetapi kemudian saya melewatkan bola merah untuk unggul 8-3 dan dia memenangkannya dengan tiga snooker," tutur Moody yang kini menempati peringkat 44 dunia.
Perjalanan Moody ke Crucible pun penuh perjuangan. Hanya sehari sebelum pertandingan kualifikasi terakhirnya, ia sempat dirawat di rumah sakit karena radang amandel. Meski dilarang dokter, ia memilih keluar dari rumah sakit dan berhasil memenangkan pertandingan kualifikasi dengan skor 10-9, termasuk mencetak century break di frame penentu. Keberanian dan bakatnya tak luput dari pujian legenda snooker seperti Stephen Hendry, yang menilai Moody memiliki masa depan cerah jika terus belajar dari pengalaman ini.
Sumber Asli: Artikel ini disadur dan dikembangkan dari www.bbc.com.