bytedaily
Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Kemenhub Pastikan Bandara di Flores Tetap Beroperasi Pasca Gempa

Redaksi 18 Agustus 2026 3 views
Kemenhub Pastikan Bandara di Flores Tetap Beroperasi Pasca Gempa
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir dari ekonomi.republika.co.id, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengumumkan bahwa seluruh bandar udara yang berada di wilayah Flores dan sekitarnya, Nusa Tenggara Timur (NTT), tetap beroperasi pasca-gempa yang mengguncang daerah tersebut. Meskipun beberapa fasilitas mengalami kerusakan, pelayanan penerbangan dipastikan berjalan dengan penerapan langkah-langkah mitigasi dan pembatasan akses pada area yang berisiko.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, menyatakan bahwa tidak ada bandara yang ditutup akibat gempa. Seluruh bandara masih mampu melayani penerbangan, termasuk untuk keperluan mobilisasi masyarakat, penyaluran bantuan kemanusiaan, logistik, serta penanganan pascabencana.

"Kami memastikan seluruh bandara di Flores dan sekitarnya tetap beroperasi normal. Aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Terhadap area-area yang berpotensi memiliki risiko, kami melakukan mitigasi dengan membatasi akses pengguna jasa pada area tersebut, tanpa mengganggu kelancaran operasional penerbangan," ujar Lukman dalam keterangan tertulisnya.

Hasil pemantauan dan pemeriksaan di lapangan menunjukkan bahwa beberapa bandara mengalami kerusakan pada bagian terminal, kantor, menara, serta fasilitas pendukung lainnya. Kerusakan tersebut telah ditangani melalui pembersihan, pengamanan, pembatasan akses, dan penerapan prosedur operasional alternatif.

Di Bandara Komodo, Labuan Bajo, dilaporkan adanya kerusakan pada plafon terminal dan stasiun pemadam kebakaran, retakan pada dinding gedung administrasi, serta retakan memanjang pada fillet Taxiway A. Meskipun demikian, pembersihan terminal telah dilakukan dan operasional penerbangan berjalan normal, sementara menara pengawas juga telah kembali berfungsi sebagaimana mestinya.

Bandara H. Hasan Aroeboesman, Ende, mengalami kerusakan pada plafon terminal dan retakan pada dinding gedung PKP-PK serta struktur menara. Pembersihan area terminal telah dilaksanakan, dan pelayanan lalu lintas udara didukung melalui rencana kontingensi dengan memindahkan komunikasi ke Ruang Pengawas Gedung PKP-PK.

Kerusakan pada partisi dinding kaca lantai dua gedung terminal ditemukan di Bandara Umbu Mehang Kunda, Waingapu. Perbaikan struktur telah dilakukan dengan pengamanan dan pembatasan akses pada area yang berpotensi menimbulkan risiko. Operasional bandara dan navigasi penerbangan di bandara ini tetap berjalan normal.

Bandara Frans Sales Lega, Ruteng, juga melaporkan adanya kerusakan pada arsitektur ACP terminal, plafon ruang rapat dan kantor, dinding PKP-PK, serta menara. Pembersihan area terminal dan evaluasi struktur lanjutan masih berlangsung, namun sisi udara dinyatakan aman dan dapat digunakan untuk melayani penerbangan.

Sementara itu, Bandara Fransiskus Xaverius Seda, Maumere, mengalami kerusakan ringan pada plafon dan kaca terminal lantai dua. Sisi udara, termasuk landasan pacu dan apron, dilaporkan dalam kondisi baik. Bandara ini tetap beroperasi dan mendukung pergerakan bantuan serta mobilisasi unsur pemerintah, termasuk pergerakan Presiden RI dan unsur TNI/Polri.

Di Bandara Soa Bajawa, ditemukan kerusakan pada plafon.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.