bytedaily
Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:18 WIB

Kemenhub Siapkan Aturan Baru Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Pasca-Stabilisasi Avtur

Redaksi 27 Juni 2026 1 views
Kemenhub Siapkan Aturan Baru Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Pasca-Stabilisasi Avtur
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana untuk menetapkan kembali tarif batas atas (TBA) tiket pesawat. Kebijakan ini akan diimplementasikan setelah harga avtur dan kondisi geopolitik menunjukkan kestabilan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan bahwa penetapan TBA baru ini akan menggunakan formulasi yang telah dirancang oleh Kemenhub. "Mengenai TBA sekarang sudah dirumuskan. Mungkin pada saatnya nanti ketika harga avtur ini diharapkan sudah kembali stabil, maka kita akan memberlakukan TBA dengan formula yang baru," ujar Budi Karya pada Jumat (26/6) di Jakarta Selatan.

Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kelangsungan operasional maskapai penerbangan. Saat ini, penyesuaian yang dilakukan adalah melalui mekanisme *fuel surcharge* sebagai respons terhadap kenaikan harga avtur. "Saat ini yang diberlakukan adalah penyesuaian *fuel surcharge* karena ini dirasakan lebih tepat oleh khususnya teman-teman dari operator penerbangan," jelasnya.

Formulasi TBA tiket pesawat yang baru ini dirancang Kemenhub dengan merujuk pada beberapa komponen biaya penerbangan yang tercantum dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri. "Waktu kita menetapkan TBA terakhir (2019), di situ ada beberapa komponen yang berkaitan dengan biaya penerbangan yang harus kita review, kita sesuaikan dengan kondisi yang ada sekarang," ungkap Budi Karya.

Meskipun formulasi dan komponennya telah disiapkan, Budi Karya belum mengumumkan besaran angka penyesuaian TBA tiket pesawat yang baru. Ia menyatakan bahwa penetapan angka tersebut akan menunggu momentum yang tepat, yaitu ketika harga avtur sudah relatif stabil. "Saya rasa mungkin sudah diformulasikan angkanya, tinggal menunggu momentum pada saat harga *fuel* sudah relatif stabil," pungkasnya.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.