bytedaily
Kamis, 09 Juli 2026 - 04:58 WIB

Kenaikan Produksi Minyak OPEC Dinilai Tak Berdampak Besar pada Harga BBM di Indonesia

Redaksi 09 Juli 2026 1 views
Kenaikan Produksi Minyak OPEC Dinilai Tak Berdampak Besar pada Harga BBM di Indonesia
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, keputusan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan negara-negara sekutunya, termasuk Rusia, untuk menaikkan target produksi minyak sebesar 188 ribu barel per hari mulai Agustus mendatang diperkirakan tidak akan memberikan pengaruh berarti terhadap harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia.

Sebelumnya, OPEC juga telah menyepakati peningkatan produksi dengan jumlah yang sama untuk bulan Juni dan Juli.

Praktisi migas, Hadi Ismoyo, berpendapat bahwa tambahan produksi tersebut tergolong kecil jika dibandingkan dengan total kebutuhan minyak dunia yang diperkirakan mencapai sekitar 100 juta barel per hari. Ia menyatakan bahwa kenaikan produksi ini tidak akan terlalu memengaruhi kebijakan naik turunnya harga BBM.

Hadi menjelaskan bahwa dibukanya kembali jalur pelayaran Selat Hormuz secara penuh telah melancarkan pasokan minyak global dan mendorong harga minyak dunia turun ke kisaran US$70 per barel. Dengan tambahan produksi OPEC sebesar 188 ribu barel per hari, yang hanya setara sekitar 0,18 persen dari total pasokan minyak dunia, jumlah tersebut dinilai tidak cukup signifikan untuk kembali menekan harga minyak dunia secara substansial.

Menurut Hadi, faktor yang lebih dominan dalam pergerakan harga BBM di Indonesia adalah harga minyak mentah dunia, yang dipengaruhi oleh kondisi geopolitik serta keseimbangan antara pasokan dan permintaan global. Selain itu, penyesuaian harga BBM di Indonesia juga didasarkan pada Indonesian Crude Price (ICP) yang dirilis bulanan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Oleh karena itu, perubahan harga BBM di Indonesia tidak serta merta mengikuti pergerakan harian harga minyak dunia. Terdapat jeda waktu, di mana harga BBM mempertimbangkan data dua minggu aktual dan dua minggu prediksi, sehingga kenaikan atau penurunan harga BBM tidak terjadi pada hari yang sama dengan perubahan harga minyak mentah dunia.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.