bytedaily - Dilansir dari bbc.com, kepala badan perwasitan Inggris, Howard Webb, mengonfirmasi bahwa konsultasi mengenai genggaman berlebihan di area penalti dan cara menanganinya akan digelar di akhir musim. Keputusan ini diambil setelah menjelaskan alasan dianulirnya gol penyeimbang West Ham United di menit akhir pertandingan melawan Arsenal pada Minggu lalu.
Callum Wilson sempat mengira telah menyelamatkan satu poin bagi West Ham pada menit kelima masa tambahan waktu. Namun, Video Assistant Referee (VAR) mengintervensi karena adanya pelanggaran oleh Pablo terhadap kiper Arsenal, David Raya. Keputusan kontroversial ini berujung pada kemenangan 1-0 untuk Arsenal dan berimbas pada persaingan di papan atas klasemen Liga Primer.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, memuji keberanian wasit VAR, Darren England, dalam mengambil keputusan tersebut. Sementara itu, manajer West Ham, Nuno Espirito Santo, mengkritik "kurangnya konsistensi" dari para wasit.
Webb, dalam pernyataannya di program 'Match Officials Mic'd Up', menegaskan bahwa pelanggaran terhadap Raya harus dihukum. "Apakah itu pelanggaran terhadap kiper? Jelas ya," ujar Webb. Ia menambahkan, "Kami telah menyatakan sepanjang musim, termasuk dalam pengarahan pra-musim kepada para pemain, bahwa jika seorang kiper dihalangi oleh lawan yang menarik atau menahan lengannya sehingga tidak dapat melakukan tugasnya, mereka akan dihukum."
Webb menjelaskan bahwa yang dimaksud adalah kontak spesifik yang mengganggu pergerakan lengan atau tangan kiper, sehingga menghalangi mereka untuk menangkap atau meninju bola. Menurutnya, Raya tidak dapat melakukan tugasnya seperti biasa karena intervensi tersebut, sehingga keputusan dianulirnya gol adalah tepat. Ia menekankan bahwa ini adalah pelanggaran yang jelas dan harus dihukum.
Rekaman audio menunjukkan bahwa beberapa kemungkinan pelanggaran lain turut dipertimbangkan, termasuk antara Leandro Trossard dan Pablo. Namun, Webb menyatakan bahwa "kontak yang paling signifikan tidak diragukan lagi adalah pada kiper.". Wasit Chris Kavanagh telah ditunjukkan rekaman pelanggaran terhadap David Raya serta potensi pelanggaran lainnya sebelum akhirnya menganulir gol West Ham.
Genggaman, tarikan, dan dorongan di area penalti telah menjadi isu yang kerap muncul di Liga Primer musim ini. Webb menyatakan bahwa di akhir musim, akan ada diskusi mendalam mengenai cara mengawasi dan menindak praktik tersebut.
"Kami terus berkonsultasi dengan klub, kelompok suporter, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya mengenai jenis pertandingan yang ingin mereka lihat dan bagaimana kami ingin memimpinnya," kata Webb. Ia mengakui bahwa musim ini menghadirkan tantangan unik terkait jumlah kontak di area penalti. "Kami akan terus berkonsultasi dengan semua pihak yang saya sebutkan sebelumnya mengenai jenis pertandingan yang mereka inginkan, karena kami telah melihat lebih banyak keterlibatan dari pelatih set-piece yang menyatukan pemain di area ini untuk mencari keuntungan sekecil apapun," imbuhnya.
Webb menambahkan, "Namun, kita harus waspada. Kita perlu mengidentifikasi tindakan jelas yang berdampak. Kami telah menghukum lebih banyak penalti karena menahan bola dibandingkan tahun lalu, tetapi kami juga melewatkan beberapa."
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.