bytedaily - Dilansir dari finance.yahoo.com, hubungan antara uang dan kesehatan mental merupakan isu yang signifikan, dengan banyak orang merasakan dampaknya secara langsung. Survei oleh Capital One dan The Decision Lab menunjukkan bahwa 77% orang Amerika merasa cemas tentang situasi keuangan mereka.
Masalah keuangan seringkali menjadi penyebab stres, yang kemudian dapat menimbulkan rasa malu dan isolasi, memperburuk keadaan. Bagi individu yang sudah memiliki masalah kesehatan mental, tantangan finansial dapat memperparah kondisi tersebut. Sebuah jajak pendapat dari Money and Mental Health Policy Institute menemukan bahwa 39% dari mereka yang memiliki tantangan kesehatan mental yang sudah ada sebelumnya menyatakan bahwa situasi keuangan mereka memperburuk kondisi tersebut.
Sebaliknya, masalah kesehatan mental juga dapat berdampak negatif pada keuangan seseorang. Misalnya, stres atau kecemasan dapat mendorong perilaku 'terapi belanja' yang berujung pada utang kartu kredit berbunga tinggi. Selain itu, perasaan kewalahan dapat menyebabkan penundaan pembayaran tagihan, pembelian impulsif, atau kelalaian tugas-tugas keuangan penting.
Data dari Money and Mental Health Policy Institute juga mendukung fenomena ini. Jajak pendapat yang sama menemukan bahwa 42% orang yang merasa tidak sehat secara mental menunda pembayaran tagihan, dan 63% kesulitan dalam membuat keputusan keuangan. Siklus ini dapat menjadi sulit dipecahkan: semakin seseorang berjuang dengan kesehatan mentalnya, semakin besar kemungkinan mereka menghadapi kesulitan atau stres finansial, yang pada gilirannya memperburuk tantangan kesehatan mental mereka.
Namun, sisi positifnya adalah perbaikan dalam situasi keuangan juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan mental. Kesadaran akan tanda-tanda bahwa uang mulai memengaruhi kesehatan mental adalah langkah pertama menuju pengelolaan keuangan dan kesejahteraan mental yang lebih sehat. Tanda-tanda tersebut meliputi perubahan kebiasaan makan dan tidur, penarikan diri dari aktivitas sosial, peningkatan iritabilitas, kesulitan berkonsentrasi, dan perasaan putus asa atau tidak berdaya.
Memutus siklus tantangan uang dan kesehatan mental memang tidak mudah, namun bukan tidak mungkin. Ada cara-cara sehat yang dapat diterapkan untuk mulai mengatasi masalah ini.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.