bytedaily
Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Koin Perak Anglo-Saxon Berusia Lebih dari 1.000 Tahun Ditemukan di Shetland

Redaksi 11 Oktober 2026 12 views
Koin Perak Anglo-Saxon Berusia Lebih dari 1.000 Tahun Ditemukan di Shetland
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, para arkeolog di Skotlandia menemukan koin perak Anglo-Saxon berusia lebih dari 1.000 tahun yang menampilkan wajah Raja Ethelred II. Koin itu ditemukan di Nesting, kawasan pesisir di Kepulauan Shetland bagian timur, ketika tim peneliti menggali untuk menyelamatkan struktur prasejarah yang terancam erosi pantai.

Permukaan koin tertutup patina hijau kecokelatan yang tebal, tetapi ukiran wajah raja dan sejumlah huruf masih tampak jelas. Analisis arkeologi memperkirakan koin tersebut dicetak antara 991 dan 997 Masehi, saat Ethelred II memerintah Inggris pada 978 hingga 1013.

Ethelred dikenal karena berulang kali gagal membendung invasi bangsa Viking. Ia sempat kehilangan takhta setelah ditumbangkan Raja Denmark, Swein Forkbeard, lalu kembali berkuasa hingga wafat pada 1016.

Elinor Graham, arkeolog dari University of Aberdeen, menyebut temuan koin Anglo-Saxon di wilayah utara Kepulauan Shetland sebagai sesuatu yang sangat langka dan unik dalam sejarah setempat. Ia mengatakan tulisan pada koin itu masih terlihat tajam.

Para peneliti menduga koin tersebut dapat memberi petunjuk tentang rute perdagangan kuno yang menghubungkan Shetland dengan wilayah Kerajaan Anglo-Saxon di Inggris, yang saat itu berada di bawah kekuasaan Viking. Namun, mereka juga membuka kemungkinan bahwa koin itu merupakan hasil jarahan tentara Norse.

Menurut Graham, lokasi temuan ini merupakan titik paling utara di Skotlandia yang pernah tercatat sebagai tempat ditemukannya koin Anglo-Saxon. Ia menilai temuan tersebut menunjukkan bahwa kawasan itu dahulu merupakan permukiman kosmopolitan yang terhubung dengan Inggris melalui jaringan perdagangan.

Koin tersebut kini sedang diproses oleh Scotland's Treasure Trove Unit untuk menentukan status kepemilikannya. Setelah itu, koin akan diserahkan dan dipajang di Shetland Museum and Archives.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.