bytedaily
Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Komdigi Nilai Banyak Paket Internet Belum Melindungi Sisa Kuota

Redaksi 03 Oktober 2026 13 views
Komdigi Nilai Banyak Paket Internet Belum Melindungi Sisa Kuota
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, evaluasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menunjukkan masih banyak paket internet operator seluler yang belum memenuhi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai perlindungan sisa kuota agar tidak hangus.

Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Komdigi Denny Setiawan mengatakan pihaknya telah menerima laporan awal dari Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), dan XLSmart. Operator wajib menyampaikan laporan paling lambat 28 September 2026 dan memperbaruinya setiap bulan.

Komdigi kemudian mengadakan rapat klarifikasi dengan ketiga operator untuk meninjau penerapan perlindungan sisa kuota pelanggan. Menurut Denny, ketiganya secara umum telah memperluas pilihan paket dengan mekanisme rollover. Namun, sebagian paket non-rollover masih mengandalkan pemberitahuan atau peringatan kepada pelanggan.

Komdigi menilai notifikasi tentang masa aktif kuota yang hampir berakhir belum memenuhi perlindungan sebagaimana dimaksud dalam putusan MK. Perlindungan, kata Denny, perlu memberikan manfaat ekonomi secara nyata atas kuota yang telah dibeli pelanggan.

XLSmart melaporkan memiliki 101 paket internet. Sebanyak 92 paket menggunakan mekanisme rollover, yang terdiri atas 18 paket baru setelah putusan MK dan 74 paket yang telah tersedia sebelumnya. Adapun sembilan paket lainnya masih mengandalkan penguatan informasi dan notifikasi. Komdigi meminta agar sembilan paket itu segera dilengkapi mekanisme perlindungan yang sesuai.

Indosat melaporkan 94 paket internet, dengan 23 paket menerapkan rollover. Sebanyak 71 paket lainnya menggunakan bentuk perlindungan berbeda, termasuk notifikasi pada tujuh dan dua hari sebelum masa paket berakhir. Komdigi menilai cara tersebut belum melindungi nilai ekonomi sisa kuota secara langsung.

Telkomsel memiliki 95 paket internet. Dari jumlah itu, 19 paket telah menggunakan rollover, sedangkan 76 paket lainnya masih mengandalkan notifikasi mengenai masa berlaku dan sisa kuota. Komdigi juga mencatat pengembangan sejumlah paket rollover Telkomsel tertunda akibat kendala teknis. Jadwal penyelesaiannya bergeser dari 28 September ke minggu pertama Oktober 2026, dan pemerintah meminta proses tersebut segera dituntaskan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.