bytedaily - Melansir laporan dari ekbis.sindonews.com, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan menekankan pentingnya menjaga kelancaran pasokan energi dan kualitas layanan, terutama di Jakarta yang merupakan pusat pemerintahan dan perekonomian nasional. Penegasan ini disampaikan saat melakukan Management Walkthrough (MWT) ke sejumlah fasilitas strategis Pertamina di Jakarta guna memastikan keandalan operasional perusahaan.
Iriawan menyatakan bahwa Jakarta adalah etalase Pertamina, sehingga keandalan operasi di wilayah ini sangat krusial untuk membangun kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, tidak boleh ada toleransi terhadap gangguan pasokan maupun penurunan kualitas layanan.
Dalam kunjungannya, Mochamad Iriawan meninjau langsung Terminal LPG Jakarta, Fuel Terminal (FT) Tanjung Priok beserta area marine, fasilitas PT Pertamina Lubricants, dan Kantor Regional Jawa Bagian Barat (JBB). Ia juga berinteraksi dengan para pekerja untuk membahas penguatan kepemimpinan dan budaya kerja di Pertamina.
Lebih lanjut, Iriawan meminta seluruh fasilitas operasional untuk mencapai tingkat kesiapan operasional yang optimal. Hal ini mencakup keandalan aset, pemeliharaan prediktif, integritas fasilitas, kecukupan stok, kesiapan sumber daya manusia, serta sistem tanggap darurat yang teruji. Kesiapan ini dianggap sebagai faktor utama dalam menjaga kelancaran distribusi energi bagi masyarakat dan sektor industri.
Selain itu, ia juga menggarisbawahi pentingnya penerapan aspek Keselamatan, Kesehatan, Keamanan, dan Lindungan Lingkungan (K3LL) sebagai bagian dari budaya kerja. Iriawan menekankan bahwa seluruh potensi risiko harus diidentifikasi dan dimitigasi sejak dini melalui inspeksi yang konsisten, disiplin operasi, manajemen perubahan, dan kepemimpinan yang turun langsung ke lapangan. Tujuannya adalah agar setiap temuan dapat berfungsi sebagai peringatan dini untuk mencegah terjadinya insiden.