bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Filipina kembali diguncang oleh gempa bumi dahsyat bermagnitudo 7,7 yang melanda wilayah Pantai Selatan Mindanao pada Senin (8/6). Getaran gempa ini bahkan terasa hingga Sulawesi Utara di Indonesia, yang sempat memicu peringatan tsunami.
Menurut informasi dari cnnindonesia.com, data awal yang dihimpun otoritas setempat menyebutkan bahwa gempa tersebut menewaskan 19 orang, melukai 134 lainnya, dan 12 orang masih hilang akibat tertimbun reruntuhan bangunan.
Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Daryono, menjelaskan bahwa tingginya kompleksitas tektonik di Filipina menjadi salah satu alasan utama negara tersebut kerap mengalami gempa besar. Ia merinci adanya lempeng laut Maluku dengan sistem subduksi ganda, subduksi lempeng laut Filipina, serta Subduksi Cotabato, ditambah dengan keberadaan sesar-sesar aktif.
Selain itu, keberadaan palung laut dalam di sekitar Filipina, seperti Palung Filipina, turut berkontribusi pada aktivitas geologis. Di zona ini, kerak samudra menunjam ke bawah lempeng benua, memicu aktivitas subduksi lempeng megathrust yang berpotensi menghasilkan gempa berskala besar dan tsunami. Daryono menduga gempa M7,7 yang terjadi merupakan gempa megathrust yang bersumber dari zona Cotabato.
Lokasi geografis Filipina yang berada di Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire) juga menjadi faktor kerentanan terhadap gempa, serupa dengan Indonesia. Cincin Api Pasifik merupakan sabuk tektonik yang ditandai dengan banyaknya gunung berapi dan palung samudra. Di wilayah ini, terdapat banyak sesar tektonik, baik di darat maupun lepas pantai.
Menurut asisten profesor di Institut Nasional Ilmu Geologi, Universitas Filipina, John Dale B Dianala, yang dikutip dari Al Jazeera, seluruh wilayah Filipina membentang di sepanjang batas dua lempeng tektonik utama: lempeng Laut Filipina dan lempeng Eurasia. Kedua lempeng ini bergerak saling mendorong selama jutaan tahun, dan setiap gempa bumi yang terjadi merupakan pelepasan tegangan secara berkala di sepanjang retakan lempeng tersebut.