bytedaily
Jumat, 03 Juli 2026 - 07:26 WIB

Korea Selatan Alokasikan Triliunan Won untuk Tingkatkan Produksi Chip Memori dan Robot Humanoid

Redaksi 01 Juli 2026 3 views
Korea Selatan Alokasikan Triliunan Won untuk Tingkatkan Produksi Chip Memori dan Robot Humanoid
Ilustrasi visual (Sumber referensi: arstechnica.com)

bytedaily - Melansir laporan dari arstechnica.com, Korea Selatan telah mengumumkan komitmen investasi senilai 1 triliun won dari pemerintah dan perusahaan teknologi terkemuka untuk sejumlah proyek strategis. Inisiatif ini bertujuan memperkuat pasokan chip memori global, membangun pusat data kecerdasan buatan (AI) baru, dan mendorong penerapan robot humanoid secara komersial pada tahun 2028.

Investasi besar ini datang di saat perusahaan-perusahaan Korea Selatan seperti Samsung dan SK Hynix mencatatkan keuntungan rekor dan valuasi saham yang melonjak. Hal ini didorong oleh permintaan industri AI terhadap chip memori, yang turut menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga chip memori serta produk elektronik konsumen. Di sisi lain, Hyundai Motor Company tengah berupaya keras untuk memproduksi massal robot humanoid yang dikembangkan oleh anak perusahaannya, Boston Dynamics, agar robot-robot tersebut dapat mengambil alih tugas-tugas berat di pabrik otomotif dan tempat kerja lainnya.

Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, menyatakan dalam pidato televisi pada 29 Juni, bahwa negara tersebut harus mengamankan elemen-elemen inti AI lebih cepat dari negara lain. Ia menekankan bahwa semikonduktor, AI fisik, dan pusat data AI merupakan poros penting untuk kemajuan pesat. Namun, inisiatif ini juga memicu perdebatan publik mengenai keuntungan besar produsen chip Korea Selatan di tengah ledakan AI, bahkan muncul usulan kebijakan untuk mendistribusikan kekayaan berlebih tersebut. Selain itu, serikat pekerja di Korea Selatan juga menyuarakan penolakan terhadap potensi masuknya robot humanoid ke pasar kerja.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media arstechnica.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.