bytedaily
Jumat, 16 Oktober 2026 - 01:32 WIB

Lebih dari 18 Ribu Kurir Mendukung Operasional SiCepat

Redaksi 09 Oktober 2026 15 views
Lebih dari 18 Ribu Kurir Mendukung Operasional SiCepat
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan ekonomi.republika.co.id, lebih dari 18 ribu mitra kurir mendukung operasional PT SiCepat Ekspres Indonesia dan layanan pengiriman yang menjangkau berbagai daerah di Indonesia, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Perusahaan menyertakan aspek keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan mitra dalam pengelolaan operasional. Program yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan, pelatihan, serta beasiswa untuk anak mitra kurir.

Untuk mendukung aktivitas pengiriman, SiCepat memanfaatkan teknologi, data, dan otomasi. Perusahaan juga mengembangkan SiCepat Logistik, yang melayani kebutuhan mulai dari manufaktur dan pergudangan hingga pengiriman barang kepada pelanggan.

Peran mitra kurir dan upaya penguatan operasional perusahaan mendapat penghargaan Courier of the Year dalam Indonesia Logistics Awards 2026. Penghargaan yang diselenggarakan Supply Chain Indonesia itu berlangsung di Jakarta pada Kamis (8/10/2026).

Penilaian dilakukan Dewan Juri dan tim riset Supply Chain Indonesia dengan mempertimbangkan peningkatan kinerja operasional, program produktivitas dan pengembangan karyawan, kesejahteraan mitra kurir, serta kontribusi terhadap industri logistik nasional.

CEO PT SiCepat Ekspres Indonesia Barry Lim menyampaikan bahwa penghargaan tersebut ditujukan kepada seluruh pihak yang berperan dalam operasional perusahaan, termasuk kurir, tim operasional, layanan pelanggan, dan karyawan di balik layar. Dalam keterangan yang diterima Jumat (9/10/2026), ia menyebut penghargaan itu menjadi dorongan untuk terus meningkatkan layanan, melakukan perbaikan, dan berkontribusi bagi kemajuan industri logistik Indonesia.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.