bytedaily
Senin, 06 Juli 2026 - 08:24 WIB

Leopold Aschenbrenner Pasang Taruhan Berisiko pada Saham Broadcom (AVGO)

Redaksi 02 Juni 2026 16 views
Leopold Aschenbrenner Pasang Taruhan Berisiko pada Saham Broadcom (AVGO)
Ilustrasi visual (Sumber: finance.yahoo.com)

bytedaily - Dilansir dari finance.yahoo.com, Leopold Aschenbrenner, melalui perusahaan investasinya Situational Awareness LP, dilaporkan telah memasang taruhan berisiko (bearish bet) pada saham Broadcom Inc. (NASDAQ:AVGO). Dana tersebut mendeklarasikan kepemilikan baru pada perusahaan semikonduktor itu dalam pengajuan kuartal pertama 2026, yang terdiri dari opsi jual (PUT bets) senilai hampir 3 juta saham.

Sebelumnya, Aschenbrenner pernah memiliki saham di raksasa chip ini pada kuartal ketiga 2025, dengan posisi opsi jual senilai 230.000 saham, namun posisinya tersebut telah dijual seluruhnya pada kuartal berikutnya. Selain Aschenbrenner, manajer investasi elite lainnya yang juga memiliki pandangan negatif terhadap Broadcom termasuk Ken Griffin, Israel Englander, Sander Gerber, Matthew Hulsizer, dan D.E. Shaw. Taruhan terhadap Broadcom ini sejalan dengan strategi Aschenbrenner yang lebih luas untuk bertaruh melawan sektor semikonduktor, yang menjadi tema sentral dalam pengajuan 13F terbarunya.

Broadcom Inc. (NASDAQ:AVGO) tidak memproduksi GPU serbaguna seperti NVIDIA. Pertumbuhan bisnis kecerdasan buatan (AI) perusahaan ini didorong oleh desain akselerator AI kustom dan jaringan Ethernet berkecepatan tinggi untuk perusahaan cloud besar. Bisnis ini sangat bergantung pada basis pelanggan yang terkonsentrasi, yakni enam perusahaan hyperscaler utama termasuk Alphabet, Meta, dan OpenAI, untuk pendapatan AI.

Meskipun pesanan terkait AI tercatat sebesar $73 miliar, yang mendorong pendapatan terkait AI hingga 44% dari total penjualan, para penjual saham kosong (short-sellers) menyoroti bahwa pelanggan cloud menggunakan Broadcom sebagai batu loncatan sementara mereka membangun tim rekayasa internal untuk merancang silikon kustom milik sendiri.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.