bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 11:11 WIB

Listrik Padam Bergilir di Surabaya Akibat Gangguan Pembangkit

Redaksi 20 Juni 2026 11 views
Listrik Padam Bergilir di Surabaya Akibat Gangguan Pembangkit
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, sejumlah wilayah di Kota Surabaya kembali mengalami pemadaman listrik bergilir pada Jumat (19/6) malam. PT PLN menjelaskan bahwa pemadaman ini disebabkan oleh kendala teknis operasional pembangkit, di mana dua unit pembangkit besar mengalami gangguan.

Pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa kawasan seperti Jalan Kusuma Bangsa di Kecamatan Genteng dan Jalan Pandugo di Kecamatan Rungkut, Surabaya, terdampak pemadaman. Meskipun lampu penerangan jalan padam, lalu lintas di area tersebut dilaporkan masih lancar tanpa kemacetan signifikan.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Timur, Dana Puspita Sari, menyatakan bahwa sistem kelistrikan Jawa secara umum beroperasi dengan baik. Namun, adanya kendala tersebut memaksa PLN untuk melakukan manajemen beban secara terbatas dan terukur di beberapa wilayah guna menjaga keandalan pasokan listrik bagi pelanggan.

Dana menjelaskan bahwa manajemen beban ini diperlukan karena dua unit pembangkit besar di Jawa Timur mengalami kendala teknis operasional dan tidak dapat beroperasi sementara, sehingga mengurangi kemampuan sistem pasokan listrik. Ia tidak merinci lebih lanjut mengenai kedua unit pembangkit tersebut.

Saat ini, PLN sedang berupaya mempercepat pemulihan, mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain, serta mengatur operasi sistem untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik. PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan menegaskan bahwa manajemen beban ini bersifat sementara serta akan dihentikan secara bertahap seiring membaiknya kondisi pasokan sistem.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.