bytedaily - Melansir laporan dari rctiplus.com, para arkeolog menemukan makam Sekhentyu-Ptah di nekropolis Bubasteion, Saqqara, Mesir. Makam berusia sekitar 4.000 tahun itu berasal dari masa Kerajaan Lama dan memiliki pintu yang diyakini bangsa Mesir Kuno sebagai ambang menuju alam baka.
Ukiran hieroglif di makam mengidentifikasi Sekhentyu-Ptah sebagai pejabat tinggi. Ia menyandang gelar “Penjaga Rahasia Firaun”, yang menurut para ahli merujuk pada tugas mengelola dokumen dan dekret rahasia atas nama Firaun, bukan menjaga harta karun atau rahasia keagamaan.
Sekhentyu-Ptah juga tercatat sebagai kepala pejabat istana, pendeta dewi Maat, serta pengawas perpustakaan kerajaan. Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir menyebut daftar gelar dalam inskripsi tersebut mencerminkan kedudukannya yang tinggi dalam administrasi negara kuno.
Di dalam makam, arkeolog menemukan benda-benda ritual pemakaman, termasuk meja dan lempengan persembahan serta bejana penyucian. Benda-benda yang ditemukan di lokasi aslinya itu memberi informasi mengenai praktik pemakaman pada masa Kerajaan Lama.