bytedaily - Dilansir dari sports.yahoo.com, Mamelodi Sundowns dari Afrika Selatan berhasil meraih gelar Liga Champions Afrika kedua mereka setelah bermain imbang 1-1 melawan AS FAR di leg kedua final. Hasil ini memastikan kemenangan agregat 2-1 bagi Sundowns.
Sundowns yang membawa keunggulan 1-0 dari leg pertama berkat gol Aubrey Modiba, tertinggal lebih dulu di Rabat. Mohamed Hrimat menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti pada menit ke-40 setelah Divine Lunga dianggap menjatuhkan Reda Slim di kotak terlarang.
Namun, sebelum babak pertama usai, Teboho Mokoena mencetak gol penyama kedudukan melalui tendangan voli spektakuler yang membentur mistar gawang. Gol tersebut mengembalikan keunggulan agregat bagi tim tamu.
Dengan aturan gol tandang yang masih berlaku di Liga Champions Afrika, gol Mokoena membuat AS FAR membutuhkan dua gol tambahan untuk memenangkan trofi. AS FAR sejatinya memiliki peluang emas untuk kembali memimpin pada menit ke-77 setelah mendapat hadiah penalti kedua. Namun, kiper Sundowns, Ronwen Williams, berhasil menggagalkan eksekusi kedua Hrimat.
Jalal-Eddine El Khfiyef sempat melepaskan tembakan yang melebar di menit akhir. Sundowns kemudian berhasil mempertahankan skor hingga peluit akhir dibunyikan setelah delapan menit perpanjangan waktu, sekaligus mengunci gelar kontinental pertama mereka sejak 2016.
Kemenangan ini membawa Mamelodi Sundowns meraih hadiah uang tunai sebesar $6 juta (sekitar £4.49 juta) dan tiket ke Piala Dunia Antarklub FIFA 2029. Sundowns sebelumnya dikalahkan oleh Pyramids dari Mesir di final musim lalu.
Pertandingan yang disaksikan puluhan ribu penonton di Stadion Prince Moulay Abdellah ini sempat diwarnai insiden yang memerlukan tinjauan Video Assistant Referee (VAR) untuk menentukan penalti pertama bagi AS FAR. Keputusan wasit Omar Artan merujuk pada pelanggaran Lunga terhadap Slim.
Hrimat dengan tenang berhasil mengeksekusi penalti, namun Sundowns membalas melalui gol Mokoena yang memanfaatkan umpan silang Brayan Leon dan disundul oleh Tashreeq Matthews.
Penalti kedua untuk AS FAR kembali diputuskan melalui VAR setelah Williams gagal mengamankan bola tembakan Ahmed Hammoudan dan dinilai menjatuhkan Youssef El Fahli.
Williams, yang sebelumnya sukses menggagalkan empat penalti di perempat final Piala Afrika 2023, kembali menjadi pahlawan dengan menepis tendangan Hrimat ke atas mistar gawang. Penyelamatan krusial ini semakin mematahkan semangat AS FAR dan para pendukungnya yang mulai meninggalkan stadion di menit-menit akhir.
Kemenangan ini diraih sehari setelah Mamelodi Sundowns gagal mempertahankan gelar domestik mereka di Afrika Selatan, mengakhiri dominasi delapan tahun mereka di liga domestik.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi sports.yahoo.com.