bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, ManageEngine baru saja memperkenalkan ManageEngine Marketplace, sebuah ekosistem yang dirancang untuk memfasilitasi para pengembang dan mitra teknologi dalam menyediakan berbagai solusi tambahan. Solusi ini mencakup ekstensi, integrasi, plug-in, hingga agen kecerdasan buatan (AI) yang dapat dimanfaatkan oleh pelanggan enterprise.
Pengumuman resmi mengenai peluncuran marketplace ini disampaikan dalam acara ManageEngine User Conference 2026 yang diselenggarakan di Jakarta pada Senin (6/7). ManageEngine menyatakan bahwa marketplace ini bertujuan untuk membantu pelanggan memperkaya fungsionalitas platform yang sudah ada tanpa perlu melakukan pengembangan integrasi secara mandiri.
Menurut CEO ManageEngine Rajesh Ganesan, perkembangan pesat AI telah secara fundamental mengubah cara organisasi dalam mengembangkan dan mengadopsi perangkat lunak. Ia menekankan bahwa perusahaan saat ini tidak hanya membutuhkan inovasi yang lebih cepat, tetapi juga mekanisme yang dapat menjamin bahwa setiap teknologi baru yang diadopsi telah memenuhi standar keamanan dan tata kelola yang ketat.
Rajesh Ganesan menambahkan, "ManageEngine Marketplace memberikan ruang bagi developer untuk menghadirkan kapabilitas baru di luar fitur bawaan platform kami, sekaligus memastikan pelanggan dapat mengadopsinya dengan tingkat keamanan, kualitas, dan governance yang sesuai dengan kebutuhan enterprise." Marketplace ini akan menyediakan akses ke ekstensi yang dikembangkan oleh mitra serta independent software vendor (ISV), termasuk integrasi dengan berbagai aplikasi pihak ketiga. Selain itu, platform ini juga akan menawarkan Zia Agents, agen AI dari ManageEngine yang didesain untuk mengotomatisasi tugas-tugas operasional teknologi informasi.
Peluncuran ManageEngine Marketplace mencerminkan tren industri perangkat lunak enterprise yang semakin mengarah pada model ekosistem platform terbuka. Dalam beberapa tahun terakhir, para vendor perangkat lunak tidak hanya bersaing melalui fitur yang mereka tawarkan secara bawaan, tetapi juga melalui kekuatan ekosistem pengembang yang mampu memperluas fungsi platform sesuai dengan permintaan pelanggan. Pendekatan ini telah diadopsi oleh berbagai perusahaan teknologi global, terutama dalam ranah layanan cloud, CRM, dan platform produktivitas, di mana aplikasi tambahan dari pihak ketiga menjadi elemen krusial dalam menciptakan nilai tambah bagi pengguna.
Model ekosistem ini dinilai mampu mempercepat inovasi karena organisasi tidak perlu lagi repot membangun seluruh integrasi dari nol. Sebaliknya, mereka dapat memanfaatkan solusi yang sudah ada yang dikembangkan oleh komunitas developer, sehingga waktu implementasinya menjadi lebih singkat. ManageEngine Marketplace juga akan berfungsi sebagai jalur bagi para pengembang untuk menawarkan solusi yang lebih spesifik, baik untuk kebutuhan industri tertentu maupun pelanggan individual.
Director and Product Owner HyphenEdge (EraSmith) Anuj Garg menyampaikan bahwa marketplace semacam ini tidak hanya berperan sebagai saluran distribusi perangkat lunak, tetapi juga membuka potensi pendapatan berulang bagi para pengembang. Di sisi lain, pelanggan memiliki keleluasaan untuk memilih ekstensi yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka tanpa harus memulai pengembangan dari awal.
ManageEngine menegaskan bahwa setiap ekstensi yang tersedia di marketplace akan menjalani proses validasi yang ketat untuk memastikan kualitas, kompatibilitas, keamanan, serta relevansinya dengan kebutuhan perusahaan. Proses validasi ini sangat penting mengingat semakin banyaknya aplikasi pihak ketiga yang terhubung dengan sistem perusahaan dapat berpotensi meningkatkan risiko keamanan dan memperumit tata kelola data. Peluncuran marketplace ini merupakan bagian dari upaya ManageEngine untuk memperluas kapabilitas platformnya melalui kolaborasi dengan pengembang dan mitra teknologi. Keberhasilan inisiatif ini akan sangat bergantung pada kuantitas dan kualitas ekstensi yang tersedia, efektivitas proses kurasi, serta kemampuan ManageEngine dalam menjaga keamanan setiap integrasi yang ditawarkan.