bytedaily - Menurut laporan bbc.com, Manchester City berhasil meraih gelar FA Youth Cup untuk kelima kalinya setelah mengalahkan rival sekotanya, Manchester United, dengan skor 2-1. Gol kemenangan City dicetak oleh Reigan Heskey di menit-menit akhir pertandingan.
Pertandingan yang digelar di Joie Stadium ini merupakan pengulangan final 40 tahun lalu, di mana City juga keluar sebagai pemenang. Laga sempat berjalan ketat dan diprediksi akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu sebelum Heskey mencetak gol penentu lima menit sebelum bubaran.
Manchester United, yang dilatih oleh Darren Fletcher, merupakan tim tersukses dalam sejarah kompetisi ini dengan 11 gelar. Namun, terakhir kali mereka mengangkat trofi adalah pada tahun 2022.
Sebelum pertandingan, sempat terjadi kontroversi terkait pemilihan stadion. City beralasan bahwa Etihad Stadium tidak tersedia karena pekerjaan konstruksi, sementara United kecewa karena tidak bisa menggelar laga di Old Trafford.
Pertandingan baru hidup lima menit sebelum jeda babak pertama ketika Floyd Samba mencetak gol pembuka melalui tendangan bebas spektakuler dari jarak 25 yard yang bersarang di pojok atas gawang. Namun, United berhasil menyamakan kedudukan hanya dua menit kemudian melalui sundulan Godwill Kukonki, memanfaatkan umpan silang Jim Thwaites.
Heskey, yang merupakan putra dari mantan penyerang Liverpool dan timnas Inggris, Emile Heskey, akhirnya menjadi pahlawan bagi City.
Pertandingan ini menarik perhatian banyak pihak, termasuk pemain tim utama kedua klub. Manajer interim United, Michael Carrick, turut hadir di tribun bersama beberapa pemain seperti Bruno Fernandes, Mason Mount, Luke Shaw, dan Patrick Dorgu. Di kubu City, manajer Pep Guardiola dan pemain senior seperti Phil Foden, Antoine Semenyo, dan Nathan Ake turut menyaksikan kemenangan tim muda mereka.
Guardiola mengapresiasi keberhasilan tim akademi City. "Kesuksesan di kompetisi ini adalah contoh lain betapa bagusnya klub ini dalam menciptakan mentalitas pemenang dan menghasilkan pemain muda top," ujarnya kepada situs klub. "Setiap musim saya sangat terkesan dengan talenta yang kami hasilkan di sini di City Football Academy. Saya berharap semua orang di akademi menikmati pencapaian ini karena ini adalah hadiah atas kerja keras dan komitmen selama bertahun-tahun."
Pemain kunci City, Teddie Lamb, dan pemain United, JJ Gabriel, yang musim ini telah mencetak total 54 gol, berhasil dijaga dengan ketat oleh kedua tim sepanjang pertandingan. Upaya Lamb dihadang oleh penyelamatan gemilang dari kiper United, Cameron Byrne-Hughes, sementara Gabriel hanya mampu menciptakan peluang yang mudah diamankan oleh kiper City, Max Hudson.
Peluang lain bagi United datang dari Chido Obi, namun ia gagal memanfaatkan kesempatan di dalam kotak penalti setelah mendapat hadangan dari kapten City, Kaden Braithwaite.
City sempat merasa layak mendapatkan penalti ketika Byrne-Hughes terlihat menjatuhkan Samba di dalam kotak penalti, namun wasit tidak memberikan hadiah penalti.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.