bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 21:06 WIB

Mantan Pelatih Brighton Chris Hughton Ungkap Diagnosis Kanker Prostat

Redaksi 25 April 2026 11 views
Mantan Pelatih Brighton Chris Hughton Ungkap Diagnosis Kanker Prostat
Ilustrasi visual (Sumber: bbc.com)

bytedaily - Dilansir dari bbc.com, mantan manajer Brighton dan Newcastle, Chris Hughton, mengungkapkan bahwa ia didiagnosis menderita kanker prostat pada April tahun lalu. Kanker tersebut terdeteksi pada tahap awal dan ia menjalani operasi yang sukses pada bulan Mei.

Pria berusia 67 tahun ini menyatakan kepada Daily Mail bahwa berita tersebut tidak membuatnya ketakutan. "Saya tahu setiap orang berbeda, tetapi kesan pertama saya adalah 'saya akan baik-baik saja'. Saya tidak langsung berpikir 'ini mungkin akan membunuh saya'. Saya hanya berpikir, 'Baiklah, kita harus melakukan apa yang perlu dilakukan,'" ujarnya.

Selama karier bermainnya, Hughton yang berposisi sebagai bek, dikenal karena kontribusinya di Tottenham, di mana ia mencatatkan 398 penampilan dan memenangkan satu Piala UEFA serta dua Piala FA pada awal 1980-an. Ia mengakhiri karier bermainnya di West Ham dan Brentford, serta meraih 53 caps untuk Republik Irlandia.

Setelah itu, Hughton beralih ke dunia manajemen, di mana ia berhasil mengantarkan Newcastle dan Brighton promosi ke Liga Premier. Ia juga pernah melatih Birmingham, Norwich, dan Nottingham Forest, serta terakhir menjabat sebagai pelatih tim nasional Ghana.

"Saya mendapatkan saran yang sangat baik dan semua opsi pengobatan disampaikan kepada saya, dan saya memutuskan untuk mengangkat prostat saya. Pemulihan berjalan sangat baik," tambahnya. "Saya sudah satu tahun pasca-operasi dan merasa baik. Semuanya berjalan dengan baik. Saya memiliki banyak energi."

Laura Kerby, CEO Prostate Cancer UK, mengatakan, "Kisah Chris pada akhirnya adalah kisah yang positif. Namun, ini juga pengingat tepat waktu akan bahaya kanker prostat dan kami berterima kasih kepadanya karena telah berbagi kisahnya di komunitas sepak bola dan membantu para pria. Kanker prostat kini merupakan kanker yang paling umum di Inggris, dan masih satu-satunya kanker besar yang tidak memiliki program skrining. Kanker ini tidak memberikan tanda atau gejala pada tahap awal ketika lebih mudah diobati, jadi kesadaran adalah segalanya."


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.