bytedaily - Proses pembuatan ketupat, yang dimulai dari pemilihan janur hingga lipatan dan simpul yang presisi, dapat dianalogikan sebagai sebuah algoritma. Setiap langkah harus berurutan dan tepat untuk menghasilkan bentuk yang sempurna, mencerminkan bagaimana manusia membangun keteraturan melalui instruksi yang tidak bisa diimprovisasi.
Konsep algoritma, yang kini lekat dengan istilah modern seperti machine learning dan AI, sebenarnya sudah dikenal sejak lama melalui praktik sederhana seperti menganyam ketupat. Definisi paling dasar algoritma sebagai input, proses, dan output terlihat jelas dalam pembuatan makanan khas Lebaran ini. Analogi ini menjelaskan bahwa cara kerja AI, yang mendefinisikan sistem untuk menginferensi dari input demi prediksi atau keputusan, serupa dengan logika dasar yang telah dikuasai nenek moyang kita.
Perbedaan mendasar terletak pada visibilitasnya. Algoritma ketupat dapat dilihat, dipelajari, dan dikoreksi secara langsung. Sebaliknya, algoritma yang bekerja di balik platform digital saat ini beroperasi lebih halus dan sering kali tidak terlihat. Mulai dari rekomendasi produk, konten dakwah di media sosial, hingga iklan bingkisan, sistem-sistem ini telah memengaruhi pilihan dan persepsi kita.
Data menunjukkan peningkatan signifikan dalam penggunaan AI di berbagai sektor. PwC melaporkan 69% pekerja Indonesia menggunakan AI dalam pekerjaan mereka, sementara Stanford HAI mencatat 78% organisasi global telah mengadopsi AI. Lonjakan penggunaan generative AI dalam bisnis dari 33% menjadi 71% dalam setahun menegaskan bahwa algoritma kini telah menjadi infrastruktur yang krusial.
Metafora ketupat mengingatkan kita bahwa pola (algoritma) tidak harus tersembunyi. Cara mewariskan algoritma ketupat melalui interaksi langsung dan koreksi kesalahan yang nyata sangat berbeda dengan algoritma platform digital. Algoritma ketupat mewariskan makna sosial dan kebersamaan, sementara algoritma platform cenderung menciptakan kebiasaan mengklik dan ilusi komunitas yang terkurasikan demi mengunci perhatian pengguna.