bytedaily
Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Meta Luncurkan AI Agent Muse yang Dapat Membeli dan Mengisi Formulir Secara Otomatis

Redaksi 11 September 2026 16 views
Meta Luncurkan AI Agent Muse yang Dapat Membeli dan Mengisi Formulir Secara Otomatis
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Meta memperkenalkan agen kecerdasan buatan (AI) bernama Muse yang mampu mengingat, memberi saran, serta melaksanakan tugas secara otomatis, termasuk berbelanja dan mengisi formulir tanpa intervensi pengguna.

Muse dapat terhubung ke beragam aplikasi, sehingga setelah terhubung ia dapat melakukan fungsi-fungsi seperti mengirim email, memesan perjalanan, menyiapkan pengingat, membuka peramban, mengisi formulir, melakukan pembelian, menegosiasikan harga, serta mengambil alih pekerjaan lain yang diperlukan.

Menurut pernyataan resmi Meta pada hari Selasa (8/9), perusahaan yakin bahwa superintelligence personal akan menjadi salah satu teknologi paling transformatif dalam sejarah.

Agen ini dirancang agar dapat dipahami dan digunakan oleh semua kalangan tanpa memerlukan keahlian teknis khusus; pengguna hanya perlu memberi instruksi kepada Muse, yang kemudian akan mengeksekusi perintah tersebut dengan dukungan model AI Muse Spark yang khusus dikembangkan untuk aplikasi agen AI dalam kehidupan sehari-hari.

Meta menegaskan bahwa Muse tetap dapat beroperasi meski aplikasi ditutup, dan akan kembali aktif ketika ada perubahan atau ketika diperlukan persetujuan, misalnya sebelum mengirim email atau melakukan pembelian.

Keamanan penggunaan Muse dijamin melalui Muse Secure VM (virtual machine) yang dilengkapi fitur perlindungan privasi, keselamatan, dan keamanan. Agen AI lain tidak dapat mengakses data pengguna karena Muse berjalan pada komputer khusus yang terdedikasi di cloud dengan kontrol keamanan yang ketat.

Muse tidak memiliki akses ke kata sandi atau metode pembayaran; setiap tindakan sensitif seperti mengirim email atau melakukan transaksi wajib mendapatkan konfirmasi dari pengguna.

Riwayat aktivitas Muse ditampilkan secara lengkap, memungkinkan pengguna melihat semua tindakan yang telah atau akan dilakukan. Pengguna dapat menentukan aplikasi mana yang dapat terhubung dengan Muse serta level akses yang diberikan, misalnya hanya melihat email, mengirim email, atau tidak mengakses sama sekali.

Izin dan layanan dapat dicabut kapan saja, termasuk perintah untuk "melupakan" data yang telah dipelajari. Pengguna juga dapat memilih agar interaksi mereka tidak digunakan untuk melatih model AI Meta.

Produk ini saat ini hanya tersedia di Amerika Serikat melalui aplikasi atau situs web pada platform Android dan iOS, serta akan segera hadir pada kacamata pintar Meta. Sebagian besar fitur disediakan secara gratis, sementara paket berlangganan tersedia bagi pengguna yang menginginkan fitur lanjutan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.