bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Meta telah memperkenalkan lini kacamata pintarnya yang terbaru, Meta Glasses, hasil kolaborasinya dengan perusahaan Prancis-Italia, EssilorLuxottica. Kacamata pintar ini ditawarkan dengan harga mulai dari US$299, atau setara dengan Rp5,3 juta berdasarkan kurs yang berlaku.
Peluncuran ini menandai upaya Meta untuk memiliki lini kacamata pintar tersendiri, yang berbeda dari kerja sama sebelumnya dengan Ray-Ban. Meskipun demikian, Meta menyatakan bahwa kemitraan dengan Ray-Ban dan Oakley akan tetap berlanjut.
Menurut informasi yang beredar, Meta Glasses hadir dalam tiga model utama: Meta Adventurer, Meta Fury, dan Meta Glasses by Kylie, yang merupakan hasil rancangan bersama Kylie Jenner. Meta menjelaskan bahwa kacamata menjadi perangkat penting di era kecerdasan buatan, yang mampu mendukung asisten AI untuk memahami lingkungan sekitar pengguna.
Model Meta Adventurer memiliki desain persegi panjang dengan pilihan ukuran standar dan besar. Sementara itu, Meta Fury tampil dengan bingkai yang lebih besar, dan versi Kylie Jenner menawarkan bingkai oval yang ramping. Secara total, terdapat 26 pilihan gaya yang tersedia saat peluncuran, mencakup beragam kombinasi warna dan lensa.
Produk ini dapat diperoleh melalui toko resmi Meta, Best Buy, Amazon, dan berbagai platform penjualan lainnya di beberapa negara dan wilayah. Meta Glasses dilengkapi dengan tombol Meta AI yang memungkinkan pengguna mengakses asisten AI atau mengaktifkan fitur-fitur tertentu secara langsung. Meta juga memperkenalkan model AI baru bernama Muse Spark, yang memiliki kemampuan pengetahuan umum, rekomendasi tempat, dan kecerdasan visual untuk membantu pengguna memahami lingkungan mereka.
Fitur terjemahan langsung (live translation) kini diperluas jangkauannya hingga 14 bahasa baru, termasuk bahasa Jepang, China, dan Korea. Kacamata ini juga dilengkapi dengan speaker open-ear untuk mendengarkan konten audio seperti musik, podcast, dan buku audio. Dengan susunan mikrofon majemuk, perangkat ini mendukung panggilan suara serta kontrol suara untuk mengirim pesan dan berinteraksi dengan asisten AI Meta.
Pengguna dapat merekam foto dan video tanpa menggunakan tangan. Meta mengklaim daya tahan baterai kacamata ini dapat bertahan lebih dari 8 jam, dengan tambahan daya hingga 40 jam melalui penggunaan charging case lipat yang disertakan. Untuk menjaga privasi, Meta menyertakan lampu indikator pada kamera yang akan menyala secara otomatis saat pengguna mulai merekam. Namun, laporan sebelumnya dari NBC News menyebutkan bahwa fitur privasi ini berpotensi untuk diakali.