bytedaily - Melansir laporan Reuters yang dikutip cnnindonesia.com, Netflix berencana melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap sekitar 5 persen karyawannya pada pekan depan.
Netflix pernah memangkas ratusan pekerja pada 2022 setelah jumlah pelanggannya menurun. Per akhir 2025, perusahaan layanan streaming itu memiliki sekitar 16 ribu karyawan. Jika rencana pemangkasan tersebut terlaksana, sekitar 800 karyawan akan terkena PHK.
Netflix belum memberikan komentar mengenai laporan itu. Perusahaan disebut menghadapi persaingan pasar streaming yang kian ketat, sementara perusahaan media melakukan konsolidasi dan YouTube semakin merebut pangsa pemirsa serta belanja iklan.
Selain bisnis berlangganan, Netflix mulai berinvestasi di bidang periklanan, program siaran langsung, dan gim untuk mendiversifikasi sumber pendapatannya.