bytedaily
Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:57 WIB

New Orleans Gunakan AI untuk Jawab Panggilan Darurat 911, Tangani Volume Tinggi

Redaksi 18 Agustus 2026 3 views
New Orleans Gunakan AI untuk Jawab Panggilan Darurat 911, Tangani Volume Tinggi
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, New Orleans telah menjadi kota besar pertama di Amerika Serikat yang menerapkan kecerdasan buatan (AI) untuk secara langsung menangani panggilan darurat 911. Sistem AI ini dirancang untuk menganalisis panggilan dan memprioritaskan situasi darurat yang memerlukan intervensi manusia.

Dinas Komunikasi Distrik Orleans (OPCD) kini mengalihkan sebagian panggilan 911 ke agen AI. Sistem ini bertugas menentukan panggilan mana yang harus diteruskan kepada petugas manusia dan mana yang dapat ditangani secara otomatis oleh sistem.

Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap tingginya volume panggilan yang diterima, yang mencapai lebih dari seribu setiap hari, menjadikan distrik ini memiliki jumlah panggilan darurat tertinggi di Amerika Serikat.

Teknologi yang dikenal sebagai AI Emergency Call Triage ini, menurut The New York Post, mulai diterapkan pada akhir Juli lalu setelah sebelumnya diuji coba pada layanan hotline non-darurat 311 di kota tersebut.

Bot AI akan menganalisis panggilan untuk membantu proses triase dan menentukan prioritas keadaan darurat yang memerlukan penanganan petugas manusia. Sementara itu, bot ini akan terus menangani panggilan berulang atau panggilan dengan prioritas rendah guna meringankan beban kerja operator manusia.

Direktur Eksekutif OPCD, Karl Fasold, menegaskan bahwa AI tidak dimaksudkan untuk menggantikan petugas operator manusia. Ia menjelaskan bahwa sistem AI ini akan diprioritaskan penggunaannya ketika penelepon berada dalam jarak sekitar 200 meter dari lokasi kejadian yang dilaporkan dan ketika seluruh petugas manusia sedang sibuk menangani panggilan lain.

Meskipun demikian, penggunaan sistem AI ini menuai kritik dari sejumlah praktisi dan pakar yang khawatir akan potensi konsekuensi fatal. Salah satu kritikus, yang mengaku sebagai operator 911 selama 11 tahun, berpendapat bahwa AI menghadapi tantangan dalam situasi darurat di mana penelepon mungkin tidak dapat berbicara dengan jelas, seperti dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di mana korban mungkin harus berakting.

New Orleans memimpin sebagai kota besar pertama yang mengizinkan AI menjawab langsung panggilan darurat 911. Kota-kota lain seperti Atlanta dan Seattle juga telah mengintegrasikan AI dalam sistem 911 mereka. Atlanta menggunakan AI untuk membantu operator menemukan lokasi penelepon lebih cepat atau menerjemahkan bahasa, sementara Seattle telah menggunakan teknologi serupa sejak 2024 untuk membantu petugas memprioritaskan respons panggilan.

Para kritikus menyoroti keraguan terhadap akurasi AI dalam panggilan suara, terutama mengingat kondisi panik penelepon darurat. Selain itu, sistem suara AI juga disebut rentan terhadap serangan siber dan peretasan.

Meski demikian, pejabat New Orleans menyatakan keyakinan mereka bahwa dengan pengawasan manusia, data pelatihan yang memadai, keamanan siber yang kuat, dan regulasi algoritma yang jelas, bot AI untuk panggilan darurat 911 dapat beroperasi dengan aman dan efektif.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.