bytedaily - Pemerintah Negara Bagian New South Wales (NSW), Australia, pada 14 April 2026, meluncurkan inisiatif besar untuk memperluas jaringan stasiun pengisian daya kendaraan listrik (EV). Langkah ini diambil sebagai respons langsung terhadap lonjakan permintaan dan rekor penjualan EV yang terus mencatatkan angka tertinggi di wilayah tersebut.
Kepala Pemerintahan NSW, Chris Minns, mengumumkan alokasi dana sebesar 100 juta dolar Australia untuk "Strategi EV 2026" negara bagian itu, dengan fokus utama pada pembangunan 1.000 stasiun pengisian daya EV umum baru dalam lima tahun ke depan. Investasi sebesar 45 juta dolar Australia dari total anggaran tersebut akan didedikasikan untuk fasilitas pengisian daya, memastikan jarak antar stasiun pengisian cepat tidak melebihi 100 kilometer di seluruh jalan utama dan tol NSW.
Langkah strategis ini muncul seiring dengan data penjualan EV di Australia yang mencapai rekor pada Maret 2026, didorong oleh kenaikan harga bahan bakar fosil akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Kendaraan listrik berbasis baterai kini menyumbang 14,6% dari total penjualan kendaraan baru di Australia, melonjak signifikan dari 7,5% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Di NSW sendiri, EV telah menguasai 15,6% pasar kendaraan baru. "Kami ingin memberikan pilihan yang lebih terjangkau dan mudah diakses bagi keluarga untuk beralih ke EV," ujar Minns, menekankan tujuan strategi ini untuk meringankan beban finansial masyarakat akibat fluktuasi harga bahan bakar.