bytedaily
Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Panduan Aman Membeli iPhone Bekas Tanpa Masalah

Redaksi 09 September 2026 4 views
Panduan Aman Membeli iPhone Bekas Tanpa Masalah
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Menurut informasi dari cnnindonesia.com, meningkatnya harga iPhone akibat kelangkaan chip memori mendorong banyak konsumen memilih perangkat bekas sebagai alternatif yang lebih terjangkau.

iPhone bekas tetap menjadi pilihan logis karena meskipun harganya lebih rendah, pengguna masih dapat menikmati kinerja chipset yang cepat, kualitas kamera yang unggul untuk media sosial, serta dukungan pembaruan iOS yang lama.

Harga iPhone bekas bervariasi tergantung pada model, kapasitas penyimpanan, serta kondisi fisik seperti kesehatan baterai dan kelengkapan aksesori. Di beberapa marketplace, harga beberapa unit bahkan berada di bawah Rp10 juta.

Namun, sebelum menyelesaikan transaksi, pembeli disarankan memeriksa sejumlah hal untuk memastikan perangkat berada dalam kondisi baik dan layak dibeli.

Berikut rangkuman tips yang disarikan dari situs resmi Apple untuk membeli iPhone bekas secara aman:

1. Lepaskan casing dan semua aksesori, kemudian periksa layar untuk goresan, serta bodi belakang dan samping untuk penyok atau lecet. Pastikan konektor Lightning bersih dan tidak rusak.

2. Jika layar terkunci, minta penjual menghapus Face ID, Touch ID, atau kode sandi. Layar yang menampilkan “Halo” menandakan iPhone telah direset; penjual harus mengaktifkannya kembali agar dapat diperiksa.

3. Pada layar yang menampilkan pesan “iPhone Dikunci Ke Pemilik”, penjual harus memasukkan kata sandi untuk menonaktifkan Kunci Aktivasi.

4. Buka Pengaturan → Umum → Mengenai, periksa versi iOS. Pada iOS 15.2 ke atas, bagian “Riwayat Komponen dan Servis” dapat menampilkan nomor seri serta status komponen. Jika terdapat label “Tidak Dikenal”, kemungkinan komponen tersebut bukan asli atau pernah dipasang pada perangkat lain.

5. Periksa kesehatan baterai melalui Pengaturan → Baterai → Kesehatan Baterai (tersedia sejak iOS 11.3). Jika tidak ada data kesehatan, baterai mungkin bukan asli.

6. Di bagian “Kunci Operator”, pastikan tidak ada pembatasan SIM. Jika tertera nama operator, berarti iPhone terkunci pada jaringan tersebut dan perlu dibuka kuncinya sebelum dapat dipakai dengan operator lain.

7. Sambungkan iPhone ke jaringan Wi‑Fi untuk memastikan fungsi koneksi internet berjalan normal.

8. Uji semua tombol fisik, termasuk volume naik, volume turun, tombol Dering/Hening, dan tombol daya, serta pastikan setiap tombol menampilkan respons pada layar.

9. Ambil beberapa foto dan video dalam kondisi cahaya terang maupun gelap untuk menilai kualitas kamera serta stabilitas aplikasi.

Dengan melakukan pemeriksaan di atas, pembeli dapat meminimalisir risiko memperoleh iPhone bekas yang bermasalah.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.