bytedaily
Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Spesies Bunga Langka Andes Diberi Nama Salvia messii untuk Menghormati Messi

Redaksi 18 Oktober 2026 1 views
Spesies Bunga Langka Andes Diberi Nama Salvia messii untuk Menghormati Messi
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, peneliti menemukan tumbuhan langka endemik di Pegunungan Andes, wilayah tengah dan selatan Peru, yang diberi nama Salvia messii untuk menghormati pesepak bola Argentina, Lionel Messi.

Mengutip NYTimes, bunga tersebut memiliki perpaduan warna biru muda dan putih, serupa dengan warna seragam tim nasional Argentina. Tumbuhan dari keluarga mint (Lamiaceae) itu dapat tumbuh hingga 1,5 meter dan bertahan di lereng berbatu serta gersang pada ketinggian 2.000 hingga 2.400 meter di atas permukaan laut.

Ketua tim penelitian dari Museum Sejarah Alam Universitas Nasional San Marcos, Paul Gonzales, menyatakan spesies ini memiliki populasi yang sangat rentan di alam liar. Dalam laporan ilmiahnya, ia menyebut perubahan iklim ekstrem dan kebakaran hutan yang meluas di Andes sebagai ancaman bagi kelangsungan hidup tumbuhan tersebut.

Peneliti Argentina yang terlibat dalam studi, Rolando Uria, mengatakan nama Messi dipilih untuk mengabadikan warisan dan keandalan sang pemain di lapangan, sekaligus mencerminkan daya adaptasi tumbuhan itu di lingkungan keras. Menurut Uria, Salvia messii secara harfiah berarti “tanaman Messi”. Akhiran “i” pada nama ilmiah tersebut mengikuti aturan penamaan internasional untuk menunjukkan kepemilikan.

Spesies ini berkerabat dengan subspesies yang diketahui memiliki manfaat medis, termasuk kandungan antioksidan, antiinflamasi, dan antiseptik. Penamaan flora maupun fauna dengan nama pesepak bola juga pernah dilakukan. Peneliti Spanyol Jesus Ortea sebelumnya menamai spesies moluska laut dengan nama kiper Cape Verde Vozinha serta memberi nama Keylor Navas pada spesies siput laut kecil yang ditemukan pada 2019.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.