bytedaily
Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Puluhan Orang Utan Dievakuasi dari Wilayah Karhutla di Indonesia

Redaksi 18 Oktober 2026 2 views
Puluhan Orang Utan Dievakuasi dari Wilayah Karhutla di Indonesia
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, kelompok konservasi menyebut puluhan orang utan yang terancam punah telah diselamatkan dalam beberapa pekan terakhir dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia.

Pada Sabtu (17/10), lembaga konservasi di Kalimantan Barat bersama organisasi nirlaba Indonesia, YIARI, menyampaikan bahwa tim mereka mengevakuasi 51 orang utan dari berbagai lokasi di provinsi itu pada 6 Agustus hingga 19 Oktober. Data Kementerian Kehutanan Indonesia pada pekan ini menunjukkan jumlah orang utan yang diselamatkan di Kalimantan dalam beberapa bulan terakhir dapat mencapai 96 ekor. AFP melaporkan bahwa pihak berwenang belum bisa dimintai keterangan untuk mengonfirmasi angka tersebut.

Dalam penyelamatan terbaru pada Sabtu (17/10), tiga lembaga konservasi mengevakuasi seekor orang utan jantan berusia 20 tahun dari Desa Hampangen, Kalimantan Tengah. Lembaga-lembaga itu menyatakan proses evakuasi dilakukan secara hati-hati. Setelah dibius, orang utan tersebut diperiksa oleh tim medis sebelum dibawa ke pusat rehabilitasi.

Karhutla yang berlangsung selama berbulan-bulan telah menimbulkan polusi, mendorong penutupan sekolah, meningkatkan gangguan pernapasan pada manusia dan hewan, serta membatasi kegiatan luar ruang di Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Timor Leste.

Pada Minggu (18/10), kualitas udara di kawasan itu kembali berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat. Kabut asap beracun menyelimuti sejumlah wilayah di Asia Tenggara bagian selatan. IQAir, lembaga pemantau kualitas udara yang berbasis di Swiss, kembali memasukkan Singapura dan Kuala Lumpur ke dalam lima kota besar dengan polusi tertinggi di dunia.

Asap terus dihasilkan oleh kebakaran di Kalimantan dan Sumatra, yang diperburuk oleh fenomena cuaca El NiƱo yang intens.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.