bytedaily
Senin, 06 Juli 2026 - 03:57 WIB

Pat Cummins Akui Sulit Hadapi Vaibhav Sooryavanshi, Berharap Sang Pemain Masih di SMA

Redaksi 04 Juni 2026 12 views
Pat Cummins Akui Sulit Hadapi Vaibhav Sooryavanshi, Berharap Sang Pemain Masih di SMA
Ilustrasi visual (Sumber: sports.yahoo.com)

bytedaily - Dilansir dari sports.yahoo.com, kapten timnas kriket Australia, Pat Cummins, mengungkapkan betapa sulitnya menghadapi Vaibhav Sooryavanshi, pemain muda yang tampil gemilang di IPL 2026. Sooryavanshi, yang baru berusia 15 tahun, menjadi salah satu bintang terbesar turnamen tersebut dengan mencetak 776 run dan strike rate lebih dari 230.

Pemain Rajasthan Royals ini menunjukkan gaya bermain agresif, tak gentar menghadapi pelempar-pelempar terbaik dunia, termasuk Jasprit Bumrah, Josh Hazlewood, Bhuvneshwar Kumar, dan Cummins sendiri. Dalam salah satu pertandingan eliminator melawan Sunrisers Hyderabad, Sooryavanshi mencetak 97 run dari 29 bola, termasuk tiga pukulan enam angka beruntun ke arah Cummins.

Menanggapi performa Sooryavanshi, Cummins mengaku terpukau sekaligus kesulitan. "Dia punya talenta. Dia memukul bola sangat jauh dan sangat keras. Margin kesalahan sangat kecil. Dia benar-benar berbakat, sangat sulit dilempar," ujar Cummins kepada Fox Cricket.

Ketika ditanya apakah terasa aneh menghadapi pemain seusia sekolah menengah yang mampu mendominasi pelempar-pelempar top dunia, Cummins menjawab dengan nada humor. "Sangat, dan berharap dia masih di SMA agar saya tidak perlu melempar bola kepadanya. Ini luar biasa. Saya rasa saya belum pernah melihat pukulan seperti itu, apalagi dari anak berusia 15 tahun. Mau dia berusia 30 atau 15 tahun, dia adalah pemukul bola yang sangat baik," tambahnya.

Musim IPL 2026 menjadikan Sooryavanshi sebagai salah satu cerita paling menarik. Catatan run-nya yang memecahkan rekor, strike rate yang mencengangkan, dan kemampuannya membongkar pertahanan tim-tim kuat telah mengubahnya dari pemain muda menjanjikan menjadi salah satu pegolf yang paling banyak dibicarakan.

Komentar Cummins mengindikasikan bahwa bahkan beberapa pelempar cepat kelas dunia pun mulai mencari cara untuk mengatasi sensasi remaja ini.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi sports.yahoo.com.