bytedaily
Selasa, 07 Juli 2026 - 02:15 WIB

Pelabuhan Dover Peringatkan Potensi Antrean Panjang Akibat Proses Perbatasan Baru Uni Eropa

Redaksi 22 Mei 2026 13 views
Pelabuhan Dover Peringatkan Potensi Antrean Panjang Akibat Proses Perbatasan Baru Uni Eropa
Ilustrasi visual (Sumber: bbc.com)

bytedaily - Dilansir dari bbc.com, Pelabuhan Dover mengimbau para penumpang feri untuk bersiap menghadapi kemungkinan penundaan perjalanan seiring dimulainya libur paruh semester. Ini merupakan periode liburan pertama sejak sistem perbatasan baru Uni Eropa (EU) diterapkan sepenuhnya. Sistem Entri Keluar (EES) yang seharusnya beroperasi di seluruh perbatasan eksternal wilayah bebas paspor Schengen sejak 10 April, masih menghadapi kendala di beberapa negara yang belum sepenuhnya mengimplementasikan pengambilan sidik jari dan foto.

Di Pelabuhan Dover, di mana penumpang menjalani pemeriksaan perbatasan Prancis sebelum naik feri lintas Selat Inggris, otoritas Prancis belum mengaktifkan mesin pemindai sidik jari dan foto untuk EES. Meskipun demikian, petugas perbatasan tetap harus melakukan sebagian dari proses tersebut untuk setiap wisatawan, yang berpotensi menambah waktu antrean karena penyiapan profil terkait sistem baru.

Pihak pelabuhan menyatakan bahwa jika penumpang ketinggalan jadwal pelayaran akibat penundaan, mereka dapat naik kapal pada keberangkatan berikutnya yang tersedia. Diperkirakan sekitar 18.000 mobil akan melintasi Dover antara Jumat dan Minggu, dengan Sabtu diprediksi menjadi hari tersibuk. Sebanyak 400 bus juga diperkirakan tiba pada Jumat saja.

Sebagai langkah antisipasi jika antrean menjadi sangat panjang dan untuk menghindari kemacetan di jalan-jalan lokal, sirkuit balap Lydden Hill akan disiagakan sebagai tempat penampungan kendaraan. Otoritas perbatasan diizinkan untuk menangguhkan EES sepenuhnya jika terjadi penundaan yang parah.

Situasi serupa juga terjadi di terminal Folkestone milik operator Channel Tunnel, Eurotunnel. Otoritas Prancis di sana juga belum mengaktifkan mesin baru untuk pengambilan data biometrik penumpang mobil. Petugas perbatasan masih membuat "profil" untuk wisatawan di bilik pemeriksaan, namun sidik jari dan foto belum diambil. Pihak Eurotunnel tidak memperingatkan penumpang mengenai potensi penundaan.

Sementara itu, pengemudi truk telah melaporkan informasi biometrik mereka untuk sementara waktu. Di stasiun London St Pancras, pusat operasional Eurostar, yang juga merupakan lokasi pemeriksaan perbatasan Prancis di Inggris, petugas kepolisian perbatasan juga telah membuat berkas dan dalam beberapa kasus mengambil data biometrik, namun sebagian besar penumpang belum menggunakan mesin otomatis.

Yunani telah menyatakan bahwa penumpang Inggris tidak akan menghadapi pemeriksaan biometrik musim panas ini. Beberapa bandara telah melaporkan antrean panjang di perbatasan dalam beberapa bulan terakhir. Pada bulan April, sekitar 100 orang dilaporkan terlantar di Milan setelah penerbangan ke Manchester berangkat tanpa mereka.

Pada Kamis (23/5/2024), CEO Easyjet, Kenton Jarvis, menyebutkan kepada BBC bahwa masalah yang disebabkan oleh EES "tidak dapat diterima" dan mendorong negara-negara Eropa untuk menggunakan fleksibilitas yang ada guna kembali ke stempel paspor manual jika diperlukan. Minggu ini, maskapai Easyjet dan Jet2 telah berusaha meyakinkan pelanggan bahwa mereka dapat memesan tiket dengan percaya diri dan tidak ada masalah pasokan bahan bakar.

Muncul tren pemesanan liburan yang tertunda karena kekhawatiran mengenai dampak konflik Timur Tengah terhadap ketersediaan bahan bakar jet di masa depan. Asosiasi perjalanan ABTA melaporkan permintaan yang kuat untuk perjalanan ke Spanyol, Italia, Kepulauan Balearic dan Canary, Portugal, Kroasia, dan Yunani, dengan Majorca, Alicante, dan Tenerife menjadi destinasi populer untuk liburan pantai.

Terkait lalu lintas jalan raya di Inggris, RAC memperkirakan akhir pekan libur bank akhir Mei ini akan menjadi yang tersibuk dalam dua tahun terakhir, dengan hampir 19 juta perjalanan liburan diperkirakan akan dilakukan.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.