bytedaily - Dilansir dari sports.yahoo.com, Pelatih Real Oviedo, Guillermo Almada, menyatakan kekecewaannya setelah timnya kalah 0-2 dari Real Madrid pada pertandingan di Santiago Bernabeu. Namun, sebagian besar percakapan pasca-pertandingan justru berfokus pada atmosfer dramatis di stadion, di mana sebagian pendukung Real Madrid secara terang-terangan mencemooh Kylian Mbappe sepanjang laga.
Situasi ini sangat kontras dengan sambutan hangat yang diterima oleh gelandang veteran Oviedo, Santi Cazorla, yang mendapat tepuk tangan meriah saat masuk ke lapangan. Almada mengakui bahwa timnya sempat mengontrol pertandingan dengan baik dan menciptakan beberapa peluang, namun gagal memanfaatkannya.
“Perasaan saya adalah kami mengontrol pertandingan dengan baik di beberapa waktu dan menciptakan beberapa peluang yang menjanjikan. Kami ingin memiliki lebih banyak penguasaan bola,” ujar Almada.
Meskipun Oviedo bermain dengan berani dalam beberapa periode, Almada mengakui bahwa timnya pada akhirnya gagal memanfaatkan kesempatan yang ada melawan Real Madrid yang terlihat tegang. Ia menambahkan, “Tetapi upaya pemain dan performa keseluruhan tidak membuat kami puas. Tidak ada yang suka kalah, dan kami ingin memberikan hasil yang positif kepada para penggemar kami.”
Salah satu topik pembicaraan terbesar malam itu adalah perlakuan yang diterima Mbappe dari pendukung tuan rumah. Bintang asal Prancis itu berulang kali dicemooh setelah masuk pada babak kedua, menunjukkan frustrasi di kalangan sebagian pendukung Bernabeu setelah musim yang sulit bagi Real Madrid.
Ketika ditanya langsung mengenai reaksi terhadap Mbappe, Almada tampak terkejut dengan permusuhan yang ditujukan kepada pemain sekaliber Prancis tersebut. “Tidak normal pemain dengan kaliber seperti itu dicemooh,” katanya. “Bahwa mereka memuji Santi tidak mengejutkan saya; dia adalah pemain yang dicintai dan dihormati di seluruh Spanyol. Dia telah mendapatkan itu sepanjang kariernya,” pungkasnya.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi sports.yahoo.com.