bytedaily
Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Pelatih Timnas Mesir Pingsan Setelah Gagal Melerai Perkelahian Dua Istrinya

Redaksi 19 Agustus 2026 4 views
Pelatih Timnas Mesir Pingsan Setelah Gagal Melerai Perkelahian Dua Istrinya
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Pelatih tim nasional Mesir, Hossam Hassan, dilaporkan mengalami pingsan dan harus segera dibawa ke rumah sakit setelah berusaha melerai perkelahian antara dua istrinya. Insiden tersebut terjadi saat Hassan tengah berlibur di Marina El Alamein, sebuah kawasan wisata di pantai utara Mesir.

Kekacauan bermula ketika istri Hassan saat ini, Dina Moustafa, bertemu dengan mantan istrinya, Howaida El Gharbawy. Pertemuan tersebut berujung pada adu mulut yang cepat memanas menjadi perkelahian fisik. Hossam Hassan, yang berada di tengah situasi tersebut, berupaya menghentikan keributan namun usahanya tidak berhasil meredakan emosi kedua wanita itu.

Dalam upaya melerai, pelatih berusia 60 tahun itu dikabarkan panik hingga akhirnya ambruk dan kehilangan kesadaran. Ia kemudian mendapatkan penanganan medis. Meskipun sempat tidak sadarkan diri, dilaporkan bahwa Hassan tidak mengalami masalah kesehatan serius. Sementara itu, kedua wanita tersebut saling melontarkan tuduhan kekerasan satu sama lain.

Saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan bahwa perkelahian tersebut diwarnai aksi saling pukul, tendang, dan jambak rambut. Howaida El Gharbawy, mantan istri Hassan, sempat melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi namun kemudian memutuskan untuk mencabut tuduhannya dan tidak melanjutkan tuntutan.

Hossam Hassan sebelumnya sempat menjadi sorotan publik terkait protes kerasnya di media pasca kekalahan Mesir dari Argentina di Piala Dunia 2026. Kini, ia kembali menjadi perbincangan publik akibat insiden yang melibatkan kedua wanita yang pernah menjadi bagian dari hidupnya.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.