bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pelatih timnas Yordania U-16, Luna Rami Amin Almasri, menyatakan rasa frustrasinya atas kekalahan timnya dari Garuda Pertiwi dengan skor 0-3 di babak semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Supersoccer Arena pada Jumat (21/8).
Meskipun Yordania berusaha keras memberikan perlawanan, tim tuan rumah Garuda Pertiwi berhasil unggul 3-0 di babak pertama melalui gol yang dicetak oleh Kesya Arabela, Jazlyn Kayla, dan Fadilla.
Situasi Yordania semakin sulit di babak kedua ketika salah satu pemainnya, Leen Anzour, harus dikeluarkan dari lapangan pada menit ke-56 setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran mengangkat kaki terlalu tinggi yang mengenai Fadilla.
Luna Rami Amin mengaku kecewa karena timnya harus terhenti di babak semifinal. Namun, ia juga menyampaikan kebanggaannya atas perjuangan yang ditunjukkan oleh para pemainnya saat menghadapi Garuda Pertiwi.
"Tentu saja ini mengecewakan, tersingkir di semifinal, bagi kami, sebagai staf, sebagai tim, dan semua orang. Tapi pada akhirnya, para pemain bermain dengan baik," ujar Luna Rami usai pertandingan. Ia menambahkan, "Mereka berjuang hingga menit terakhir dengan sepuluh pemain, terutama di babak kedua. Jadi saya bangga dengan tim ini, selalu."
Dengan kekalahan ini, Yordania akan memperebutkan posisi ketiga melawan Malaysia. Pertandingan perebutan peringkat ketiga Srikandi Merdeka Cup 2026 antara Yordania dan Malaysia dijadwalkan akan digelar di Supersoccer Arena pada Minggu (23/8) sore.
"Dan sekarang kami harus menantikan pertandingan terakhir di turnamen ini. Dan sekali lagi, tujuan kami adalah mencapai setinggi mungkin, jadi target kami adalah tempat ketiga," tutur Luna.