bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp17 triliun untuk mempercepat pembangunan ekosistem peternakan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Upaya ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan dan menjamin ketersediaan ayam, telur, serta susu bagi kebutuhan nasional.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut pembangunan tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat industri peternakan. Tahap awal mencakup lima kawasan di Lampung, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Gorontalo, dengan anggaran sekitar Rp2,2 triliun.
Pemerintah menargetkan pembangunan lima kawasan itu rampung tahun depan. Fasilitas yang dibangun mencakup pabrik pakan dan pembibitan ayam atau DOC. Amran mengatakan anggaran serta administrasi untuk tahap tersebut telah diselesaikan.
Ekosistem peternakan dirancang mencakup rantai pasok pakan, pembibitan, budidaya ayam, produksi telur, serta pengembangan sapi perah dan susu. Integrasi ini juga diarahkan untuk mendukung pasokan pangan bergizi bagi program Makan Bergizi Gratis.
Pemerintah mendorong pemanfaatan jagung dari sentra produksi di sekitar kawasan untuk bahan baku pakan. Menurut Amran, pembangunan pabrik pakan dekat sumber jagung dapat membuat rantai pasok lebih efisien dan mengurangi kebutuhan pengiriman bahan baku ke luar wilayah untuk diolah.