bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 08:27 WIB

Pendiri Airbnb Rekrut Peter Arnell Jadi Kepala Arsitek Merek AS Pertama

Redaksi 06 Mei 2026 9 views
Pendiri Airbnb Rekrut Peter Arnell Jadi Kepala Arsitek Merek AS Pertama
Ilustrasi visual (Sumber: techcrunch.com)

bytedaily - Dilansir dari techcrunch.com, Joe Gebbia, salah satu pendiri Airbnb yang kini menjadi miliarder, memperluas timnya di U.S. National Design Studio. Studio ini merupakan inisiatif pemerintah AS yang berfokus pada peningkatan kehadiran daring pemerintah.

Pada hari Senin, Gebbia mengumumkan bahwa desainer Amerika, Peter Arnell, bergabung dengan tim tersebut sebagai Kepala Arsitek Merek AS pertama. Pengumuman ini disampaikan Gebbia saat konferensi "Future of Everything" yang diselenggarakan oleh The Wall Street Journal.

Arnell akan bekerja bersama para talenta desain dan rekayasa perangkat lunak dari Silicon Valley. Fokus utama tim ini adalah merombak kegunaan platform daring pemerintah Amerika Serikat. Arnell, yang memiliki karir selama empat dekade di bidang branding dan pemasaran, sebelumnya telah bekerja dengan merek-merek besar seperti Donna Karan New York, Samsung, Unilever, Pepsi, Reebok, Chrysler, dan The Home Depot.

Kini, Arnell akan bertugas melakukan rebranding pada aspek digital Amerika Serikat, yang ia sebut sebagai "merek terbesar di dunia." Ia menjelaskan bahwa tujuan mereka adalah menciptakan konsistensi, tampilan, dan nuansa yang seragam untuk membangun kepercayaan dalam interaksi harian warga negara Amerika dengan pemerintah.

Arnell menyebutkan bahwa tantangan yang dihadapi timnya adalah mendesain ulang 27.000 situs web pemerintah. Untuk mencapai hal ini, tim mengadopsi prinsip desain yang sama seperti saat mereka membangun aplikasi konsumen terbaik, termasuk Airbnb. Gebbia menambahkan bahwa semangat Airbnb terasa dalam pekerjaan ini, yaitu menyederhanakan proses yang rumit menjadi lebih mudah, aman, dan terpercaya, serupa dengan proses pencarian akomodasi liburan daring.

Tim tersebut telah menyelesaikan beberapa proyek perbaikan, termasuk mengubah proses pensiun pemerintah yang sebelumnya rumit dan berbasis kertas menjadi versi daring yang efisien, yang dapat diselesaikan dalam hitungan menit. Ada pula prototipe yang berhasil mengurangi jumlah klik untuk alur kerja pemerintah dari 87 menjadi 12, dengan target 10 klik.

Inisiatif desain ini juga akan mengatasi masalah lain yang dihadapi pengguna situs web pemerintah, seperti kesulitan navigasi atau halaman yang terputus yang menyebabkan hilangnya data pengguna. Gebbia menyindir pengalaman pengguna situs pemerintah yang buruk sebagai "salah satu pola UX tergelap yang bisa dibayangkan."

Menurut Gebbia, persepsi bahwa situs web pemerintah itu sulit dapat menghalangi warga untuk berinteraksi. Ia meyakini bahwa era tersebut telah berakhir dan warga negara seharusnya merasa diberdayakan untuk menyelesaikan urusan mereka dengan pemerintah.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.