bytedaily
Rabu, 20 Mei 2026 - 11:18 WIB

Pengaruh E15 Terhadap Konsumsi Bahan Bakar: Analisis Angka dan Efisiensi

Redaksi 20 Mei 2026 1 views
Pengaruh E15 Terhadap Konsumsi Bahan Bakar: Analisis Angka dan Efisiensi
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, penggunaan bahan bakar E15, yang mengandung 15% etanol, diklaim dapat mempengaruhi konsumsi bahan bakar kendaraan, meskipun manfaatnya terhadap biaya masih menjadi perdebatan. Sejak tahun 2011, Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) telah mengizinkan peningkatan campuran etanol dalam bensin untuk menekan biaya bahan bakar di pompa. Mayoritas bensin yang dijual di AS adalah E10 (10% etanol), sementara E15 tersedia secara musiman dan regional.

Etanol yang berasal dari jagung memiliki kandungan energi lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil, sekitar sepertiga lebih sedikit dari bensin murni. Meskipun penjualan E15 secara tradisional dilarang selama musim panas (Juni-September) berdasarkan Undang-Undang Udara Bersih federal, EPA baru-baru ini menyetujui izin penjualan E15, yang juga dikenal sebagai Unleaded 88, selama bulan-bulan musim panas untuk menurunkan harga bahan bakar. Namun, keuntungan biaya awal etanol dalam bensin diragukan mengingat efisiensinya yang lebih rendah dan ketersediaannya yang tidak merata di seluruh negara bagian.

Untuk membandingkan, data Departemen Energi AS menunjukkan bahwa rata-rata mobil di jalanan Amerika pada tahun 2026 akan mencapai sekitar 24,4 mil per galon (mpg). Dengan rata-rata jarak tempuh 13.476 mil per tahun, sebuah mobil akan menghabiskan sekitar 552,29 galon bensin per tahun. Jika harga rata-rata nasional bensin adalah $4,50 per galon, maka biaya tahunan bahan bakar mencapai $2.485,50.

Beralih ke E15 berarti membeli lebih banyak bensin. Meskipun harganya bisa lebih murah, hal ini tidak selalu terjadi. Harga etanol dipengaruhi oleh berbagai faktor, dan E15 jarang ditemukan di luar wilayah Midwest. Laporan menunjukkan bahwa harga E15 bisa lebih murah 10 hingga 50 sen per galon dibandingkan E10. Karena E15 tidak dipantau seketat rata-rata nasional, harganya lebih bervariasi.

Dengan asumsi harga E15 turun menjadi $4,25 per galon (lebih murah $0,25 dari rata-rata), efisiensi bahan bakar turun hampir 2%, menjadi rata-rata 23,9 mpg. Dengan jarak tempuh tahunan yang sama, ini berarti konsumsi 563,84 galon per tahun, atau setidaknya satu kali pengisian bahan bakar tambahan. Secara total, biaya tahunan menjadi $2.396,32, yang berarti penghematan kurang dari $90 per tahun. Perubahan harga yang lebih signifikan dari produsen bahan bakar tentu akan mengubah angka ini, namun kemungkinannya masih dipertanyakan.

Etanol telah menjadi bagian dari bauran energi AS selama lebih dari 100 tahun, namun baru menjadi umum setelah embargo minyak 1973 sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada minyak asing. Etanol awalnya digunakan sebagai peningkat oktan mulai tahun 1975 seiring penghapusan bahan bakar bertimbal hingga 1986. Standar E10 diperkenalkan pada tahun 1978, dan E15 ditambahkan pada tahun 2011, namun hanya selama periode tertentu.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.