bytedaily
Jumat, 03 Juli 2026 - 13:28 WIB

Penjualan Tiket Kereta Api Daop 2 Bandung Naik 7,4 Persen Selama Libur Sekolah

Redaksi 29 Juni 2026 9 views
Penjualan Tiket Kereta Api Daop 2 Bandung Naik 7,4 Persen Selama Libur Sekolah
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung melaporkan adanya peningkatan penjualan tiket kereta api jarak jauh sebesar 7,4 persen menjelang periode libur sekolah. Hal ini mengindikasikan minat masyarakat yang tinggi untuk menggunakan kereta api sebagai moda transportasi utama selama masa liburan.

Menurut Manager Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo, total penjualan tiket kereta api jarak jauh dari berbagai kelas layanan pada periode 20 hingga 26 Juni 2026 mencapai 94.090 tiket. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan periode 13 hingga 19 Juni 2026 yang mencatat 87.580 tiket.

Kuswardojo menyatakan bahwa kenaikan penjualan tiket sebesar 7,4 persen dibandingkan minggu sebelumnya mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api. Ia menilai tren positif ini sebagai cerminan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan kereta api sebagai pilihan perjalanan selama musim liburan sekolah.

Salah satu faktor pendorong lonjakan volume penumpang adalah program stimulus dari pemerintah berupa diskon tarif sebesar 30 persen untuk Kereta Api Ekonomi Komersial, yang berlaku untuk keberangkatan mulai 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Selama program diskon ini, KAI Daop 2 Bandung menyediakan 64.640 kursi untuk pelanggan yang ingin merasakan tarif perjalanan yang lebih terjangkau.

Kuswardojo menambahkan bahwa kebijakan diskon tersebut berdampak positif dalam meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api selama liburan sekolah. Hingga Minggu ini, tercatat 80.436 pelanggan kereta api jarak jauh keberangkatan awal dari wilayah Daop 2 Bandung telah memanfaatkan program diskon 30 persen tersebut. Jumlah ini setara dengan 124,4 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan.

Ia juga menjelaskan bahwa tingkat okupansi yang melebihi 100 persen dalam operasional kereta api merupakan hal yang umum terjadi. Hal ini disebabkan oleh sistem naik-turun penumpang yang dinamis di berbagai stasiun sepanjang rute perjalanan, di mana satu tempat duduk dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada segmen perjalanan yang berbeda tanpa mengorbankan kenyamanan maupun keselamatan.

Dengan tren penjualan yang terus meningkat, KAI Daop 2 Bandung optimis bahwa jumlah penumpang kereta api selama musim libur sekolah tahun ini akan tetap tinggi.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.