bytedaily
Senin, 13 Juli 2026 - 08:06 WIB

Penurunan Harga Tiket Piala Dunia 2026 Dipicu Gugurnya Portugal dan Amerika Serikat

Redaksi 13 Juli 2026 1 views
Penurunan Harga Tiket Piala Dunia 2026 Dipicu Gugurnya Portugal dan Amerika Serikat
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, harga tiket untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 dilaporkan mengalami penurunan drastis setelah tim nasional Portugal, yang diperkuat Cristiano Ronaldo, tersingkir dari turnamen. Portugal harus mengakhiri langkahnya di babak 16 besar setelah kalah 0-1 dari Spanyol.

Situasi ini berdampak langsung pada harga tiket mulai babak perempat final. Menurut laporan Punch, harga terendah tiket untuk menyaksikan laga perempat final di pasar calo turun menjadi US$1.200 atau sekitar Rp21,6 juta. Angka ini merupakan penurunan signifikan dari harga sebelumnya yang sempat mencapai US$2.950 atau setara Rp53,3 juta.

Laporan tersebut mengutip bahwa harga tiket termurah untuk sebuah pertandingan anjlok hampir 60 persen dari US$2.950 menjadi US$1.200 di pasar tangan kedua pasca selesainya babak 16 besar.

Cristiano Ronaldo masih menjadi daya tarik utama dalam dunia sepak bola. Pertandingan yang melibatkan timnas Portugal di Piala Dunia 2026 menjadi salah satu laga yang paling diminati penonton. Dengan sistem harga tiket dinamis yang diterapkan di Piala Dunia 2026, pertandingan yang diburu penonton secara alami akan mempengaruhi kenaikan harga tiket.

Selain faktor Cristiano Ronaldo, penurunan harga tiket ini juga dipengaruhi oleh gugurnya tim tuan rumah, Amerika Serikat (AS). Hal ini menjadi penting karena mayoritas penonton di stadion biasanya adalah warga setempat.

Akibatnya, penjualan tiket mengalami penurunan yang cukup berarti, meskipun tim-tim yang bertanding di babak perempat final diperkuat oleh banyak pemain bintang. Laporan Punch menyebutkan bahwa rata-rata penjualan tiket tangan kedua untuk perempat final Piala Dunia turun 31,5 persen, setelah sebelumnya sempat mengalami lonjakan hingga 50,4 persen dalam kurun waktu tiga hari.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.