bytedaily
Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Penyaluran 214 Ribu Liter Air Bersih untuk Korban Gempa Flores Terus Diperkuat

Redaksi 29 Agustus 2026 3 views
Penyaluran 214 Ribu Liter Air Bersih untuk Korban Gempa Flores Terus Diperkuat
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak gempa di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga 27 Agustus 2026, tercatat sebanyak 214 ribu liter air bersih telah didistribusikan kepada 21.740 jiwa di lima kabupaten, yaitu Nagekeo, Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada.

Menurut Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, distribusi air bersih telah berlangsung secara bertahap sejak 19 Agustus 2026. Penyaluran ini menyasar berbagai lokasi vital seperti posko pengungsian, fasilitas kesehatan, sekolah, rumah ibadah, kantor pemerintahan, dan permukiman warga.

Dody menekankan bahwa penyediaan air bersih merupakan prioritas utama dalam penanganan darurat karena sangat memengaruhi kesehatan dan kelangsungan aktivitas masyarakat. Kementerian PU terus bergerak dalam pendataan, pemeriksaan, dan penanganan infrastruktur yang rusak, sembari memastikan ketersediaan air bersih selama masa tanggap darurat.

Untuk memperluas jangkauan pelayanan, Kementerian PU menambah sarana distribusi dengan mengoperasikan 12 unit Mobil Tangki Air (MTA) dan 27 unit Hidran Umum (HU). Fasilitas ini sangat membantu, terutama di lokasi pengungsian dan daerah yang sistem air minumnya terdampak gempa.

Di Kabupaten Manggarai, dua unit MTA melayani dua posko utama di Kecamatan Reok, yaitu Posko Golo Conggo dan Posko Barangkolong. Satu unit MTA tambahan dari relawan juga turut membantu posko mandiri. Sebanyak 16 ribu liter air bersih telah didistribusikan ke Posko Barangkolong untuk kebutuhan 1.890 jiwa. Selain itu, lima unit Hidran Umum (HU) berkapasitas 2.000 liter ditempatkan di Posko Barangkolong dan Posko Golo Conggo.

Dukungan layanan darurat di Manggarai Timur diperkuat dengan empat unit MTA dan 17 unit HU. Bersamaan dengan itu, Kementerian PU bersama pemerintah daerah mengidentifikasi kerusakan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Kerusakan pipa transmisi SPAM Rana Mese di Desa Nampar Tabang, Kecamatan Lamba Leda Utara, dilaporkan putus total, sementara SPAM Kota Komba sedang dalam perbaikan pengelasan oleh UPTD setempat.

Selama periode 19–27 Agustus, distribusi air bersih di Manggarai Timur menjangkau beberapa desa dan posko di Kecamatan Borong dan Sambi Rampas. Di Nagekeo, layanan air bersih diberikan di Kecamatan Aesesa dan wilayah lain, termasuk Kelurahan Danga, Rumah Jabatan Bupati, RSU Aeramo, Posko Lapangan Berdikari, serta beberapa posko mandiri.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.