bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max hadir dengan sejumlah peningkatan, mulai dari kecerdasan buatan, kamera, hingga daya tahan baterai bila dibandingkan dengan iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max.
CEO Apple, John Ternus, menyatakan bahwa fokus utama pada generasi terbaru adalah Apple Intelligence, yang diintegrasikan ke dalam iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max. Kedua model tersebut juga dilengkapi dengan kamera utama 48 MP yang kini memiliki aperture variabel, serta sistem pendingin vapor‑chamber generasi terbaru yang tiga kali lebih besar dibandingkan pendahulunya.
Dari segi desain, tidak ada perubahan besar pada bodi aluminium dan modul kamera yang besar. Namun, iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max menggunakan warna yang seragam pada kaca modul kamera dan bodi aluminium belakang, berbeda dengan iPhone 17 Pro yang memiliki tone warna terpisah. Pilihan warna pada generasi terbaru meliputi hitam, perak, biru gletser, dan burgundi, sementara generasi sebelumnya menawarkan biru pekat, oranye kosmik, dan perak.
Layarnya tetap menggunakan panel LTPO Super Retina XDR OLED 120 Hz dengan dukungan ProMotion dan Always‑On Display. Ukuran layar iPhone 18 Pro adalah 6,3 inci, sedangkan iPhone 18 Pro Max berukuran 6,9 inci.
Segmen performa ditandai dengan chip A20 Pro berbasis proses 2 nm, yang menggantikan A19 Pro 3 nm pada iPhone 17 Pro. A20 Pro menyertakan CPU 6‑core, GPU 7‑core, serta Dual 16‑core Neural Engine (total 32 core) untuk pemrosesan AI, dengan klaim kecepatan GPU 40 % lebih tinggi dibandingkan A19 Pro.
Dynamic Island pada iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max dirancang lebih kecil dan mampu menampilkan hingga tiga Live Activities secara bersamaan. Meskipun susunan kamera tetap mirip dengan generasi sebelumnya, variable aperture memungkinkan pengguna memilih empat nilai bukaan secara manual melalui aplikasi Kamera, menjadikannya pertama kalinya kontrol aperture tersedia pada iPhone.