bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Apple telah meluncurkan seri iPhone 18 Pro secara global dengan harga US$1.199 (sekitar Rp20,992 juta) untuk varian paling dasar dan US$2.499 (sekitar Rp43,732 juta) untuk varian tertinggi.
CEO Apple, John Ternus, memperkenalkan iPhone 18 Pro serta iPhone 18 Pro Max yang menyertakan peningkatan pada kamera dengan aperture variabel, chipset A20 Pro, serta daya tahan baterai yang lebih lama. Kedua model tersebut juga dilengkapi dengan Dynamic Island berukuran lebih kecil dan sistem pendinginan vapor chamber generasi terbaru.
Selain itu, Apple juga mengumumkan iPhone Duo, sebuah smartphone lipat dengan dua layar yang menggunakan chipset A20 Pro dan kamera ganda 48 MP. iPhone Duo dibanderol US$1.999 (sekitar Rp34,999 juta) untuk varian paling murah dan US$3.199 (sekitar Rp56,008 juta) untuk varian tertinggi.
Walaupun Apple dan distributor resmi belum mengungkapkan tanggal rilis serta harga resmi di Indonesia, pola harga pada peluncuran sebelumnya menunjukkan bahwa harga lokal biasanya lebih tinggi akibat bea impor, pajak, dan fluktuasi nilai tukar.
Sebagai contoh, iPhone 17 Pro yang diluncurkan secara global dengan harga US$1.099 (sekitar Rp18,04 juta) dipasarkan di Indonesia dengan harga sekitar Rp23,749 juta, selisih sekitar Rp5 jutaan. iPhone 17 Pro Max menunjukkan selisih sekitar Rp6 jutaan antara harga global dan harga Indonesia.
Berdasarkan perbandingan tersebut, diperkirakan iPhone 18 Pro akan dijual di Indonesia dengan harga sekitar Rp26,6 jutaan, iPhone 18 Pro Max sekitar Rp28,7 jutaan, dan iPhone Duo sekitar Rp40,999 jutaan untuk varian terendahnya.