bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Persib Bandung berpotensi tergabung dalam Grup E di ajang Asia Champions League (ACL) 2 2026/2027 apabila berhasil melewati babak kualifikasi. Untuk melaju ke fase grup, Maung Bandung dijadwalkan menghadapi Manila Digger dalam pertandingan play off yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 31 Agustus mendatang.
Jika berhasil meraih kemenangan di laga play off, Persib akan bersaing dengan tiga tim kuat lainnya di Grup E, yaitu FC Seoul dari Korea Selatan, Melbourne Victory dari Australia, dan The Cong-Viettel dari Vietnam. Grup ini dinilai sangat kompetitif karena dihuni oleh tim-tim papan atas dari negara masing-masing, berbeda dengan komposisi grup pada musim sebelumnya.
Pada musim 2025/2026, setelah lolos dari babak play off, Persib berada di Grup G bersama tim-tim asal Thailand, Singapura, dan Malaysia, dengan jarak tempuh perjalanan yang relatif lebih dekat. Namun, jika tergabung di Grup E ACL 2 2026/2027, Persib diprediksi akan menempuh total perjalanan mencapai sekitar 15.000 kilometer. Jarak ini mencakup perjalanan ke Seoul (lebih dari 5.300 km), Hanoi (lebih dari 4.400 km), dan Melbourne (lebih dari 5.300 km).
Perjalanan yang harus ditempuh Persib ini diperkirakan akan menjadi yang terpanjang di antara semua klub peserta. Faktor yang menambah beban perjalanan adalah keharusan terbang dari Jakarta atau bahkan Bali, mengingat Persib tidak memiliki bandara internasional di kotanya, tidak seperti Melbourne, Seoul, dan Hanoi yang memiliki fasilitas tersebut.
Adapun lawan-lawan yang berpotensi dihadapi Persib di Grup E memiliki rekam jejak yang patut diperhitungkan. FC Seoul, klub ibu kota Korea Selatan, musim lalu berada di peringkat keenam dan menargetkan posisi tiga besar musim ini. Melbourne Victory, yang finis di peringkat keempat Liga Australia musim lalu, juga berambisi meraih hasil lebih baik, yaitu masuk tiga besar. Sementara itu, The Cong, runner up Liga Vietnam musim lalu, menunjukkan keseriusan dalam persiapan mereka untuk meraih gelar di kompetisi kasta kedua Asia.