bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, PT Pertamina Patra Niaga memperkuat upaya menjaga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Bondowoso, Jawa Timur. Langkah ini menyusul kenaikan konsumsi dan kendala distribusi yang menyebabkan antrean kendaraan di sejumlah SPBU.
VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan perusahaan memantau kebutuhan energi masyarakat dan mengevaluasi kondisi distribusi di lapangan. Pemantauan tersebut menjadi dasar untuk menentukan penanganan agar pasokan BBM dan pelayanan tetap terjaga.
Pertamina Patra Niaga mencatat konsumsi Pertalite di Bondowoso naik sekitar 16–20 persen dibandingkan kondisi normal. Kenaikan itu sejalan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat dan peralihan sebagian konsumen dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi.
Distribusi juga menghadapi kepadatan lalu lintas di jalur Ketapang–Banyuwangi akibat pekerjaan perbaikan dermaga. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi ketepatan waktu pengiriman BBM ke Bondowoso dan wilayah sekitarnya.
Untuk mengantisipasi kendala itu, perusahaan menyesuaikan pasokan dengan memprioritaskan SPBU yang kebutuhannya meningkat. Pertamina Patra Niaga juga mengoptimalkan alternatif pasokan dari terminal terkait dan memastikan kesiapan serta mobilisasi mobil tangki.
Koordinasi dengan Integrated Terminal (IT) Tanjungwangi dan IT Surabaya turut diperkuat. Perusahaan juga meningkatkan pengawasan penyaluran BBM, termasuk penerapan QR Code sesuai ketentuan dan antisipasi terhadap pembelian berulang yang terindikasi untuk dijual kembali dengan harga tinggi.
Kitty mengatakan dinamika di lapangan menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah penanganan dengan tetap mengutamakan keandalan layanan dan kepentingan masyarakat. Ia juga mengajak masyarakat menggunakan BBM sesuai peruntukannya.
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat tetap tenang, membeli dan menggunakan BBM sesuai kebutuhan, serta memperoleh informasi melalui kanal resmi perusahaan. Untuk informasi atau menyampaikan keluhan mengenai layanan dan penyaluran BBM, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.